Hai Cantikers! Rambut rontok atau kebotakan sering kali terjadi secara alami. Dan umumnya rambut mengalami kerontokan sekitar 100 helai per harinya.
Kebotakan dikenal dengan istilah alopecia. Rambut rontok merupakan kondisi saat rambut mengalami kerontokan parah serta tidak dapat tumbuh lagi secara permanen.
Terdapat beberapa faktor yang menjadikan rambut rontok, misalnya penuaan, salah pilih produk perawatan rambut serta stres yang berkepanjangan.
Also Read
Stres yang berkepanjangan dikarenakan padatnya aktivitas sehari-hari serta tuntutan pekerjaan bisa memicu munculnya resiko kesehatan, termasuk rambut rontok yang berujung pada kebotakan.
Melansir dari Halodoc kondisi semacam ini disebut dengan stres psikososial, yaitu kondisi stres yang dipicu oleh rasa tertekan atau terancam dari lingkungan sosial.
Oleh sebab itu, kebotakan juga bisa dialami pria ataupun wanita, tua ataupun muda. Lalu apa penyebab dari kebotakan di usia muda?
Kebotakan rambut
Kebotakan atau alopecia dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu :
- Alopecia Areata
Kebotakan yang terjadi pada titik tertentu di kepala. Namun, kondisi ini bisa juga terjadi di area tubuh lainnya.
- Alopecia Totalis
Jenis kerontokan yang membuat semua rambut di kulit kepala hilang.
- Alopecia Universalis
Jenis kerontokan rambut kronis yang terjadi pada semua rambut di tubuh.
Penyebab rambut botak di usia muda
Kebotakan di usia muda seringkali disebabkan karena faktor genetik dan lebih banyak dialami oleh laki-laki. Dibawah ini adalah penyebab kebotakan yang harus kamu tahu.
1. Faktor keturunan
Faktor keturunan bisa menyebabkan androgenic alopecia yang ditandai oleh penipisan rambut di usia muda. Biasanya rambut memiliki tekstur yang tipis, mudah rontok serta lebih halus dari sebelumnya.
2. Faktor hormon
Perubahan hormon yang belum stabil di usia muda dapat mempengaruhi kondisi tubuh termasuk menyebabkan rambut mengalami kerontokan. Kondisi seperti ini seringkali dialami oleh perempuan muda saat haid, kehamilan dan menopause.
3. Stres
Stres memang menjadi jalan masuk banyak penyakit dan kondisi. Termasuk juga di dalamnya terjadi kerontokkan rambut dan kebotakan. Stres bisa menyebabkan siklus kerontokan rambut menjadi terganggu. Hal ini berakibat kerontokan sementara hingga permanen pada rambut.
4. Kekurangan nutrisi
Selain perawatan, tubuh kita membutuhkan nutrisi yang memadai. Agar rambut bisa tumbuh dengan cepat, kamu dapat membantunya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zinc, niacin, asam lemak, selenium, vitamin D, vitamin A sama folat dan asam amino.
5. Efek samping obat-obatan
Pada beberapa obat memiliki efek samping yang menyebabkan rambut menjadi rontok. contohnya obat untuk kanker, depresi, apakah jantung dan tekanan darah tinggi.
Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan dan sebelum berhenti mengkonsumsi obat-obatan tersebut.
Pencegahan Kebotakan
Botak yang diakaibatan karena faktor genetik ataupun usia memang tidak dapat dicegah. Akan tetapi kebotakan karena adanya faktor lain bisa dicegah dengan cara :
- Jangan mengikat atau mengepang rambut terlalu kencang
- Tidak boleh keramas setiap hari, kecuali jika kondisi rambut sangat berminyak
- Pilih produk perawatan rambut dengan bijak, termasuk sampo dan cat rambut
- Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan protein
- Tidak meluruskan atau mengeriting rambut secara berlebihan, terutama dengan alat yang memberikan panas pada rambut
- Menggunakan sisir bergigi jarang dan tidak menyisir saat rambut masih basah
- Melindungi rambut dari paparan sinar matahari yang berlebihan, misalnya dengan mengenakan topi saat beraktivitas di luar ruangan ketika matahari sedang terik
Setelah membaca ulasan diatas pastinya kamu akan merawat serta menumbuhkan kembali rambutmu untuk mencegah kebotakan makin parah. (Ana)














