Hai Cantikers! Pernah nggak kamu berdiri di depan rak makeup sambil mikir: “Beli yang murah aja atau langsung yang mahal sekalian ya?” Di satu sisi ada makeup drugstore dengan harga 100 ribuan yang katanya bagus dan viral di TikTok. Di sisi lain ada makeup high end seharga 800 ribu dengan packaging mewah dan klaim formula canggih. Dua-duanya sama-sama bilang bisa bikin wajah kamu flawless.
Perdebatan antara makeup drugstore vs high end memang nggak ada habisnya. Ada yang bilang mahal pasti lebih bagus. Ada juga yang bilang banyak produk murah yang kualitasnya ngalahin yang mahal.
Padahal kuncinya bukan di harga. Kuncinya ada di kebutuhan kamu, jenis kulit kamu, dan seberapa sering kamu pakai produk itu.
Also Read
Di artikel ini kita akan bahas tuntas perbandingan makeup drugstore dan high end. Mulai dari kualitas, daya tahan, sampai kapan kamu sebaiknya pilih yang mana. Tujuannya satu: biar kamu bisa belanja lebih cerdas dan nggak nyesel di akhir bulan.Penasaran mana yang lebih worth it buat kamu? Yuk kita bedah satu-satu.
Apa Itu Makeup Drugstore dan High End?
Sebelum masuk ke perbandingan, kita samakan dulu persepsinya ya.
1. Makeup Drugstore
Drugstore adalah sebutan untuk produk makeup yang dijual di tempat umum seperti supermarket, minimarket, drug store, dan e-commerce. Harganya terjangkau, biasanya di rentang 30 ribu sampai 250 ribu. Contoh brand: Wardah, Emina, Make Over, Maybelline, Luxcrime, Implora.
Ciri khasnya: mudah didapat, varian warna makin lengkap, dan banyak yang sudah BPOM serta halal. Cocok banget buat kamu yang mau coba-coba atau butuh makeup daily.
2. Makeup High End
High end adalah produk premium yang biasanya dijual di department store atau beauty counter resmi. Harganya lebih tinggi, mulai dari 400 ribu sampai 1.5 juta ke atas. Contoh brand: Dior, Fenty Beauty, MAC, Charlotte Tilbury, YSL.
Ciri khasnya: packaging mewah, formula dengan riset tinggi, dan pengalaman pakai yang terasa “eksklusif”. Biasanya jadi incaran untuk acara spesial atau koleksi pribadi.
Perbandingan Berdasarkan 5 Aspek Penting
1. Harga vs Kualitas
Ini poin yang paling sering jadi pertimbangan.
Drugstore:
Kelebihannya jelas di harga. Dengan budget 200 ribu kamu bisa dapat foundation, bedak, dan lipstik sekaligus. Kualitas produk drugstore sekarang juga sudah naik jauh. Banyak yang pigmentasinya bagus dan hasilnya nggak kalah dari brand mahal.
High End:
Harga memang lebih mahal karena ada biaya riset, bahan baku premium, dan branding. Beberapa produk high end punya teknologi seperti skincare-infused atau ketahanan yang memang lebih lama.
Kesimpulan:
Mahal belum tentu otomatis lebih bagus. Banyak produk drugstore yang performanya setara. Jadi tanyakan dulu ke diri kamu: “Apakah aku butuh fungsi tambahan itu atau cukup yang basic aja?”
2. Daya Tahan dan Pigmentasi
Drugstore:
Untuk pemakaian 4-6 jam sehari-hari, produk drugstore sudah sangat cukup. Lipstik dan eyeshadow drugstore sekarang pigmentasinya juga oke. Tapi untuk acara 8-12 jam, kadang perlu lebih sering touch up.
High End:
Biasanya memang lebih tahan lama dan warnanya lebih keluar dengan sedikit produk. Foundation high end juga sering lebih menyatu ke kulit dan tidak mudah oksidasi. Makanya banyak MUA pakai high end untuk wedding dan photoshoot.
Kesimpulan:
Kalau kamu pakai untuk kerja, kuliah, atau nongkrong, drugstore sudah worth it.
3. Ingredients dan Keamanan Kulit
Drugstore:
Sekarang banyak banget brand drugstore yang sudah pakai bahan aman, BPOM, halal, dan ada kandungan skincare seperti vitamin E, niacinamide, hyaluronic acid. Jadi bukan “asal murah” lagi.
High End:
Biasanya lebih unggul di bahan premium dan teknologi. Misalnya foundation dengan SPF tinggi, anti-pollution, atau serum di dalamnya. Packaging-nya juga sering lebih higienis dengan pump atau airless.
Kesimpulan:
Kalau kulit kamu sensitif, cek ingredients list-nya dulu. Jangan terpaku brand. Kadang produk drugstore 150 ribu lebih cocok di kulit kamu daripada yang 900 ribu.
4. Packaging dan Pengalaman Pakai
Drugstore:
Simple, fungsional, dan fokus ke isi. Cocok kalau kamu tipe praktis dan sering bawa makeup di tas.
High End:
Ini soal “experience”. Botol kaca berat, tutup magnet, sampai wangi produknya dibuat mewah. Ada kepuasan tersendiri pas pakai.
Kesimpulan:
Kalau kamu beli karena butuh hasil, drugstore cukup.
Tapi kalau kamu juga beli karena suka mengoleksi dan ngerasa “me time”, high end bisa jadi self-reward.
5. Ketersediaan dan Varian Warna
Drugstore:
Varian shade makin beragam sekarang. Tapi untuk undertone yang sangat spesifik, kadang pilihannya masih terbatas.
High End:
Unggul di inclusivity. Foundation bisa punya 40-50 shade. Jadi lebih mudah nemu warna yang pas banget di kulit kamu.
Kesimpulan:
Kalau kulit kamu punya undertone unik, high end bisa bantu. Kalau standar, drugstore udah banyak pilihannya. (ana)














