Hai Cantikers! Salah satu jenis masker yang dipakai saat malam hari yang memberikan banyak manfaat yaitu sleeping mask. Sesuai dengan namanya penggunaan masker ini hanya di saat tidur atau malam hari saja. Hal ini dikarenakan malam hari merupakan waktu yang paling baik untuk kulit beregenerasi sehingga bisa memberikan nutrisi kulit secara optimal.
Sleeping mask termasuk dalam jenis masker namun berbeda bentuk dan cara pakainya. Dibawah ini kami berikan ulasan mengenai sleeping mask serta cara pakainya dengan benar.
Apa itu Sleeping Mask?
Sleeping mask yaitu produk perawatan wajah yang berbentuk krim atau gel yang digunakan sebelum tidur dan dibiarkan semalaman. Jenis masker yang satu ini berbeda dengan masker pada umumnya yang bisa menutrisi dalam 10-20 menit lalu bilas.
Also Read
Sleeping mask perlu dipakai sepanjang malam tanpa pembilasan supaya bisa memberikan nutrisi intensif ketika kulit mengalami fase regenerasi. Sleeping mask juga bisa membentuk mengunci kelembaban serta bahan aktif yang lebih lama sehingga dapat digunakan lebih lama dibandingkan dengan masker biasa.
Walaupun lebih menyerupai krim atau gel, namun sleeping mask berbeda dengan krim malam. Biasanya krim malam memiliki formulasi yang lebih ringan untuk penyerapan cepat dalam pemakaian harian. Sehingga masker ini lebih ringan dan aman digunakan dalam sehari-hari. Selain itu juga mengandung formulasi yang lebih kaya, tekstur yang tebal serta membentuk lapisan pelindung yang bisa menahan kelembaban dan menjaga nutrisi saat tidur. Penggunaan masker ini hanya dipakai 1-2 kali seminggu dan bukan setiap hari.
Manfaat Menggunakan Sleeping Mask
Ada banyak manfaat yang diperoleh saat kamu menggunakan sleeping mask. Berikut ulasan nya.
1. Sleeping mask memiliki kandungan aktif untuk melembabkan kulit
Kandungan aktif yang terdapat pada sleeping mask lebih kuat untuk melembabkan dan memberikan hidrasi pada kulit dibandingkan dengan krim malam. Itulah sebabnya penggunaan sleeping mask hanya disarankan dua kali dalam seminggu, bukan setiap hari.
Penggunaan dua kali dalam seminggu fungsinya agar manfaatnya dapat lebih terasa di kulit. Selain itu juga agar tidak bereaksi buruk terhadap kandungan aktif dalam sleeping mask. Sangat cocok digunakan pada malam hari dan keesokan harinya kulit wajah terlihat glowing.
2. Sleeping mask cocok digunakan untuk semua jenis kulit
Untuk kamu yang memiliki kulit berminyak, kering maupun kombinasi, penggunaan sleeping mask mempunyai tekstur dan kandungan aktif yang cocok untuk semua jenis kulit. Padahal biasanya krim malam dibuat khusus untuk jenis kulit yang berbeda. Dan ini berbeda dengan sleeping mask.
Sleeping mask memiliki tekstur yang memberikan kelembaban sehingga tidak membuat kulit menjadi kering. Dan untuk kulit berminyak atau kombinasi tidak perlu takut akan makin berminyak. Karena formula water based dan gel merupakan rahasia sleeping mask dapat digunakan untuk berbagai jenis kulit.
3. Sleeping mask melembutkan dan menyegarkan kulit
Tentunya kamu akan merasa malas saat mengaplikasikan krim malam terus. Karena rasanya lengket dan membuat tidak nyaman saat tidur.
Sleeping mask memiliki tekstur yang watery ada seperti gel yang tidak akan menyisakan rasa lengket di kulit. Kulit akan terasa lebih fresh dan segar. Selain itu sifat relaksasi yang hadir pada sleeping mask dapat membuat tidur makin nyenyak. Adapun bahan yang umum digunakan untuk melembutkan kulit dan segar adalah lactic acid. Disebut juga dengan asam laktat, lactic acid yang dapat melembabkan kulit yang sangat kering dan bersisik..
4. Memperbaiki skin barrier
Dengan teksturnya yang ringan serta formula yang water base, menjadikan sleeping mask mudah meresap ke dalam kulit. Inilah yang menyebabkan wajah terlihat cerah dan glowing di pagi hari setelah menggunakan sleeping mask semalaman.
Penggunaan sleeping mask secara rutin juga bisa memperbaiki skin barrier yang rusak. Sleeping mask pada umumnya mengandung beta glucan, biosaccharide, dan ceramide yang dapat menjaga kelembaban kulit sepanjang malam.
5. Mengurangi kemerahan di kulit wajah
Produk perawatan kulit yang khusus untuk menyembuhkan kemerahan memang memerlukan bahan khusus. Biasanya produk skincare ini mengandung bahan alami seperti aloe vera dan ekstrak chamomile untuk mengatasi kemerahan di kulit.
Sehingga sleeping mask juga bisa mengatasi kemerahan berlebih pada wajah, dengan menambahkan salah satu bahan alami yang ada di atas.
Terlebih lagi, bunga chamomile juga seringkali digunakan oleh masyarakat Mesir Kuno dan Yunani untuk mengatasi kemerahan dan kulit yang kering. Chamomile mempunyai sifat menenangkan, antioksidan, penyembuhan dan antiinflamasi yang efektif dalam merawat kulit.
6. Memperbaiki tekstur kulit
AHA mampu mengeliminasi sel kulit mati yang mengeras, serta membantu kulit tampak lebih halus dan cerah. Sebagai tambahan, AHA juga mampu menjaga kesehatan kulit dengan mengatur pergantian sel kulit secara berkala.
7. Mencerahkan kulit
Sleeping mask mengandung vitamin C yang bisa mencerahkan kulit secara signifikan. Karena sifat antioksidan yang ada pada vitamin C sangat kuat dan mampu melawan kulit akibat radikal bebas.
Dengan kandungan alpha arbutin dapat memaksimalkan manfaat dari sleeping mask. Karena alpha arbutin dapat menghambat pembentukan melanin sehingga menjadikan kulit wajah makin cerah.
8. Sleeping mask dapat mengunci seluruh nutrisi dari produk skincare
Gunakan sleeping mask sebagai tahapan akhir dari rangkaian perawatan di malam hari. Kandungan yang ada pada sleeping mask bisa mengunci seluruh nutrisi dari skincare sebelumnya. Selain itu juga membantu penyerapan menjadi lebih baik.
Alasan Mengapa Sleeping Mask bisa Optimal di Malam Hari ?
Selain karena istilahnya, sleeping mask juga disarankan untuk digunakan pada malam hari, karena tiga alasan berikut.
- Regenerasi kulit lebih banyak terjadi di waktu malam
- Kelembaban kulit di waktu malam lebih terjaga dan stabil
- Metabolisme kulit umumnya meningkat pesat di malam hari
Frekuensi Penggunaan Sleeping Mask
Kebanyakan produk sleeping mask tidak diformulasikan untuk penggunaan harian. Frekuensi yang disarankan untuk mendapatkan hasil yang optimal dan tanpa efek samping yaitu 1 hingga 2 kali dalam seminggu. Frekuensi ini cukup untuk memberikan perawatan intensif pada kulit.
Penting untuk selalu membaca label produk. Beberapa produsen mungkin merancang sleeping mask mereka untuk penggunaan yang lebih sering. Namun, jika tidak ada instruksi spesifik, patuhilah pedoman umum 1-2 kali seminggu.
Ada beberapa alasan mengapa pemakaian sleeping mask setiap hari umumnya tidak disarankan:
- Sleeping mask memiliki kandungan pekat, sleeping mask memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi dibanding krim malam biasa. Pemakaian yang berlebihan dapat memicu permasalahan kulit akibat penumpukan bahan aktif.
- Risiko iritasi dan jerawat, pemakaian setiap hari berpotensi membuat kulit terlalu lembab atau ‘kewalahan’. Kondisi ini bisa menyebabkan iritasi, munculnya jerawat, atau pori-pori tersumbat.
- Bukan pengganti harian, sleeping mask lebih berfungsi sebagai “perawatan intensif” mingguan. Produk ini tidak dirancang untuk menggantikan pelembab malam rutin. Pelembab harian sudah cukup untuk kebutuhan hidrasi dasar kulit setiap malam. (ana)














