Hai Cantikers! DNA Salmon merupakan sebuah metode perawatan kulit inovatif dengan memanfaatkan polinukleotida dari sperma ikan salmon untuk meregenerasi serta memperbaiki kulit.
Manfaat dari terapi ini antara lain meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan produksi kolagen. Untuk lebih jelasnya kamu bisa simak ulasan di bawah ini.
Apa Itu DNA Salmon?
DNA Salamon yaitu terapi peremajaan kulit yang memakai polinukleotida, yaitu molekul DNA yang diekstrak dari sperma ikan salmon.
Also Read
Struktur dari polinukleotida mirip dengan DNA manusia. Jadi DNA salmon mudah diterima oleh tubuh serta memiliki efek positif pada regenerasi sel.
Untuk bahan aktif dari DNA salmon ini diambil dari ikan salmon karena mempunyai kemampuan untuk merespons suhu rendah dan suhu yang berubah-ubah. Bukan hanya itu saja, ikan salmon mengandung protein dan asam amino yang tinggi dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Jadi DNA salmon aman digunakan untuk perawatan kulit.
Keunggulan DNA salmon
Seperti yang sudah dibaca di atas bahwa DNA salmon memiliki struktur yang mirip dengan DNA manusia. Ini berarti komponen genetik yang terdapat dalam ikan salmon mempunyai urutan yang serupa dengan yang ditemukannya di tubuh manusia. Hal ini memungkinkan tubuh mengenali dan menerima DNA salmon dengan baik saat digunakan dalam perawatan kulit.
Karena kemiripannya tersebut, risiko alergi sangat minim sehingga aman digunakan untuk berbagai jenis kulit. Selain itu juga memudahkan kulit untuk menyerap manfaatnya, merangsang produksi kolagen alami yang penting untuk menjaga elastisitas kulit dan mengurangi tanda penuaan. Oleh karena itu apabila diaplikasikan pada wajah akan lebih mudah menyerap serta kandungannya bisa terserap dengan optimal.
DNA salmon dapat memperbaiki jaringan kulit dari dalam secara ampuh melawan tanda penuaan. Misalnya garis halus atau tekstur yang tidak rata.
Bagaimana DNA Salmon Bekerja?
Terapi DNA salmon bekerja pada tingkat sel untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Molekul polinukleotida yang ada pada DNA salmon merangsang fibroblas, sel-sel yang bertanggungjawb dalam memproduksi kolagen dan elastin.
Sifat anti inflamasi dan antioksidan yang terdapat pada DNA salmon bisa membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa perawatan kulit yang merangsang produksi kolagen bisa membantu menjaga kulit jadi sehat dan awet muda.
Manfaat DNA Salmon
Terapi DNA salmon memberikan berbagai manfaat untuk kulit, antara lain :
1. Peningkatan hidrasi
Polinukleotida bisa meningkatkan kemampuan kulit dalam menahan air. Sehingga kulit menjadi lebih lembab dan terhidrasi.
2. Meningkatkan elastisitas
DNA salmon bisa meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kerutan dengan merangsang produksi kolagen dan elastin.
3. Meregenerasi sel kulit
DNA salmon bekerja untuk mempercepat proses regenerasi sel kulit, sehingga kulit akan terlihat lebih sehat dan bercahaya.
Ikan salmon mengandung jenis antioksidan astaxanthin yang bisa menjaga kulit tetap awet muda dengan cara merangsang kolagen di dalam kulit.
Kolagen adalah protein khusus yang membuat kulit menjadi kenyal dan lembab. Produksi kolagen dapat mencegah keriput, garis halus, flek hitam dan tekstur kulit yang tidak rata.
4. Mencerahkan kulit
Dengan meningkatkan regenerasi sel dapat mengurangi peradangan, DNA salmon dapat membantu mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit.
5. Mengurangi peradangan
Sifat antiinflamasi DNA salmon dapat membantu mengurangi peradangan di kulit seperti kemerahan dan iritasi. Khasiat ini berkat adanya kandungan omega 3. Dalam jangka panjang, manfaat ikan salmon membantu menurunkan resiko kekambuhan gejala psoriasis. Konsumsi ikan ini dapat membantu menurunkan resiko terjadinya kanker kulit jenis non-melanoma dan melanoma.
6. Melembabkan kulit
DNA salmon juga memiliki manfaat lainnya yaitu bisa meningkatkan kelembaban dan mencegah kulit kering.
Sebuah penelitian yang terbit di International Journal of Cosmetic Science (2010) menunjukkan 90% peserta merasakan kulit kering dan kasar mereka menjadi lembab dan lembut karena krim yang mengandung 3% DNA salmon. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa DNA salmon bekerja dengan merangsang produksi asam hialuronat yang menhan kadar air pada sel jaringan ikat kulit. DNA salmon juga mencegah kadar air di kulit menguap.
7. Mencegah dan mengatasi jerawat
Manfaat salmon untuk kulit baik untuk mencegah dan dapat mengatasi jerawat. Sifat antimikroba yang ada pada samon berfungsi untuk melawan bakteri penyebab munculnya jerawat. Bukan hanya itu saja, vitamin D pada ikan salmon juga bersifat anti radang yang baik untuk meredakan gejala jerawat yang terlanjur meradang.
8. Membantu penyembuhan luka
Penelitian yang terbit di Archive of Clinical Surgery tahun 2018 memperlihatkan manfaat DNA salmon untuk menyembuhkan luka bakar tikus lebih cepat dibandingkan dengan ketika cairan salin atau obat luka bakar lainnya.
DNA salmon akan meningkatkan pembentukan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah ke kulit sehingga penyembuhannya menjadi lebih cepat. Akan tetapi, perlu riset lanjutan karena objek penelitian tersebut baru diuji coba pada hewan.
9. Mengatasi kulit kendur
Adapun manfaat lain dari suntik DNA salmon yaitu untuk mengatasi permasalahan kulit yang kendur. Sebelum melakukan penyuntikan, dokter akan membersihkan area kulit pasien dengan menggunakan cairan antiseptik dan melakukan pembiusan dengan menggunakan anestesi lokal.
Hal ini sangat penting karena untuk mengurangi rasa sakit. Lalu dokter akan menyuntikkan cairan DNA salmon ke dalam bagian bawah kulit.
Hasil dari perawatan DNA salmon bisa terlihat setelah 3-4 kali sesi. Setelah perawatan setelah, kulit akan mengalami peningkatan produksi kolagen selama beberapa bulan.
10. Mengurangi kantung mata
Kantung mata adalah pembengkakan ringan yang berada di bawah mata. Kondisi ini umum terjadi akibat seiring bertambahnya usia dan melemahnya jaringan di sekitar mata.
Penyebab kantung mata lainnya adalah pola hidup yang tidak sehat, misalnya kurang tidur, kebiasaan merokok dan kondisi medis tertentu. Kamu bisa mengatasi kondisi ini dengan perawatan non invasif seperti suntik DNA salmon.
DNA salmon berfungsi untuk meregenerasi jaringan (proses pemulihan atau penggantian jaringan) serta merangsang proses penyembuhan alami sel kulit. Polinukleotida pada DNA salmon bisa menghasilkan anti penuaan sehingga kulit akan terlihat lebih segar dan sehat.
11. Mengatasi komedo
Komedo merupakan jenis jerawat yang terjadi akibat penyumbatan pori-pori oleh bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang berlebihan. Kondisi ini menimbulkan benjolan kecil pada kulit berwarna putih atau gelap.
Komedo terbagi atas 2 jenis, yaitu komedo hitam (blackheads) dan komedo putih (whiteheads). Ada banyak cara untuk menghilangkan komedo dapat dengan cara perawatan mandiri di rumah atau dengan penanganan medis.
Komedo putih bisa diobati dengan menggunakan cairan pembersih atau lotion benzoil peroksida yang digunakan untuk menghilangkan bakteri penyebab jerawat.
Kamu juga bisa ke dokter untuk melakukan suntik DNA salmon. Perawatan DNA salmon berperan penting untuk mengatasi komedo di wajah dan memperbaiki struktur kulit yang rusak akibat perubahan hormonal. (ana)














