Amankah Memakai Softlens? Kenali Bahaya Softlens untuk Mata

Anastasia

health

Foto : Pexels

Hai Cantikers! Softlens merupakan alat bantu untuk penglihatan agar makin memperjelas selain itu juga membuat tampilan mata makin cantik. Dibalik warna dan motifnya yang menarik, softlens juga memiliki  risiko kesehatan yang mengintai. Bahaya softlens bisa terjadi apabila pemakai tidak menjaga kebersihannya dengan baik.

Bahaya Softlens untuk Mata

Resiko penggunaan softlens sebenarnya bisa diminimalkan asal pemakai mengikuti petunjuk pemakaian dengan baik serta menjaga kebersihan. Dibawah ini adalah resiko penggunaan softlens :

1. Mata kering

Efek memakai softlens bagi pemula yang sering terjadi adalah mata terasa kering atau perih. Hal ini karena softlens dapat mengurangi produksi air mata atau mengganggu kelembaban alami mata, apalagi jika kamu memakai terlalu lama atau di ruangan ber AC.

Jika perlu, gunakan obat tetes mata tanpa pengawet untuk membantu melembabkan mata. Selain itu, sebaiknya hindari memakai softlens saat harus bekerja lama di depan layar karena bisa membuat mata lebih jarang berkedip dan menjadi kering.

2. Abrasi kornea

Abrasi kornea adalah dampak penggunaan lensa kontak yang menyebabkan goresan pada mata (abrasi). Gejalanya ditandai dengan rasa tidak nyaman dan sakit yang parah. Gangguan ini bisa berujung pada penurunan kemampuan penglihatan.

Selain itu, studi Emergency management of contact lens associated corneal abrasions yang dipublikasikan dalam BMJ Journal juga menyebutkan, lensa kontak dapat membahayakan epitel kornea.

Sebab, lensa kontak bertindak sebagai vektor patogen, yakni tempat yang memfasilitasi perkembangan keratitis bakteri. Penumpukan bakteri ini yang meningkatkan risiko abrasi kornea pada pengguna.

3. Alergi

Alergi dapat diakibatkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam cairan lensa kontak. Mata menjadi merah bengkak, gatal, berair, dan terasa perih. Pencegahan atau pengobatan tentu dilakukan dengan membersihkan deposit pada lensa kontak, mengurangi jam pemakaian lensa kontak.

4. Infeksi Mata

Bahaya yang berikutnya yaitu bisa terjadi infeksi mata. Hal ini terjadi jika kita tidak menjaga kebersihan tangan dan lensa. Infeksi yang terjadi bisa berupa keratitis mikrobial (termasuk oleh Acanthamoeba, terutama jika berenang menggunakan softlens) dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan cepat. Untuk gejalanya berupa mata merah, nyeri ataupun keluar cairan tidak biasa.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dalam Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR), satu dari lima infeksi mata terkait lensa kontak dapat menyebabkan kerusakan mata yang serius.

5. Luka pada kornea (kornea ulcer)

Ulkus kornea disebabkan karena bakteri Pseudomonas dan Staphylococcus dan memerlukan antibiotik intensif. Gejalanya adalah nyeri tajam, fotofobia (silau), dan penglihatan kabur

6. Ptosis

Ini terjadi saat kelopak mata mulai mengeluarkan cairan seperti air liur dan kamu tidak bisa membukanya. Cairan ini terkadang bisa masuk ke jaringan dan menarik kelopak mata terutama ketika melepas kontak mata.Ptosis dapat ditangani lewat tindakan operatif yang merujuk ke estetika mata.

7. Refleks kornea mata berkurang

Softlens yang kotor bisa menyebabkan goresan ataupun lecet pada kornea. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Apabila tidak segera ditangani maka refleks kornea bisa menyebabkan penurunan kualitas penglihatan.

Refleks kornea merupakan cara otak memberitahu mata untuk menutup saat bahaya terjadi. Contohnya ketika ada benda terbang, hembusan angin atau apapun yang dapat merusak mata. Apabila kamu menggunakan softlens secara teratur maka akan melemahkan refleks tersebut. ini artinya kelopak mata tidak menutup cukup cepat yang bisa berbahaya dalam beberapa kasus.

8. Pelebaran pembuluh darah

Penggunaan softlens yang tidak tepat bisa menyebabkan pembuluh darah di mata membesar. Kondisi seperti ini bisa membuat mata terlihat merah dan terasa tidak nyaman serta terasa perih.

9. Sensasi terbakar pada mata

Gejalanya bisa berupa iritasi mata, belekan yang berlebih sehingga menimbulkan kerak, gatal, merah serta terjadi bengkak pada kelopak mayta. Kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh infeksi, iritasi, atau reaksi alergi yang diakibatkan karena pemakaian soflen.

10. Keratitis

Keratitis merupakan infeksi yang disebabkan oleh penggunaan lensa kontak yang terjadi pada kornea. Ini adalah resiko yang paling umum terjadi ketika pemakaian softlens.

Kondisi ini disebabkan oleh paparan kuman yang kemudian memicu inflamasi dan kerusakan. Paparan kuman terjadi karena hal-hal dibawah ini :

  • Membiarkan lensa kontak terkena air, misalnya menggunakan softlens ketika mandi
  • Tidak mengganti lensa kontak secara berkala.
  • Tidur sambil memakai softlens. 
  • Tidak menjaga kebersihan lensa atau wadahnya, termasuk menggunakan larutan pembersih lensa kontak yang sudah dipakai.
  • Adanya bakteri, jamur, atau parasit yang menumpuk di bawah lensa.
  • Virus herpes.

Apapun penyebab infeksinya, keratitis sering menimbulkan beberapa gejala diantarana :

  • Iritasi atau mata merah saat menggunakan softlens
  • Rasa nyeri di bagian dalam atau sekitar mata.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Pandangan buram secara tiba-tiba.
  • Mata berair secara tidak wajar.

Kemudian untuk kondisi yang parah, kerusakan pada kornea yang disebabkan karena penggunaan softlens dapat bersifat menetap sehingga memerlukan transplantasi kornea.

Supaya infeksi akibat penggunaan lensa kontak ini tidak terjadi maka pasti kamu menjaga kebersihan rutin dengan cara mengganti lensa dan hindari paparan air yang dapat merusak softlens.

Tips Aman Menggunakan Softlens

Berikut tips aman yang bisa diterapkan saat menggunakan softlens :

  1. Cuci tangan sebelum menyentuh softlens
    Gunakan sabun tanpa pewangi dan keringkan tangan sebelum memegang lensa.

  1. Gunakan cairan pembersih khusus softlens
    Jangan sekali-kali mencuci lensa dengan air keran atau air mineral karena bisa membawa mikroorganisme.
  1. Ganti cairan softlens setiap hari
    Jangan menambahkan cairan baru di atas yang lama. Buang dan ganti seluruh isi wadah lensa setiap kali.
  1. Jangan tidur dengan softlens (kecuali jenis yang diresepkan dokter)
    Ini dapat menghambat suplai oksigen ke mata dan meningkatkan risiko infeksi.
  1. Bersihkan dan ganti wadah softlens secara rutin
    Idealnya setiap 1–3 bulan agar tidak menjadi sarang bakteri.
  1. Patuhi durasi pemakaian lensa
    Jika softlens hanya untuk 1 bulan, jangan dipakai lebih lama dari itu, meskipun masih terasa nyaman.
  1. Hindari memakai softlens saat berenang, mandi, atau beraktivitas ekstrem
    Air bisa masuk ke mata dan membawa mikroorganisme yang berbahaya.

Cara Atasi Keluhan pada Mata Akibat Pemakaian Softlens

Apabila mengalami gejala iritasi karena penggunaan softlens, maka kamu bisa ikuti langkah berikut ini :

  • Jika mengalami gejala iritasi mata atau infeksi, segera lepaskan lensa kontak dan jangan menggunakannya kembali.
  • Segera hubungi atau temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  • Jangan membuang lensa kontak. Sebaiknya simpan dalam tempatnya agar dokter bisa melihat kondisi lensa tersebut. Tujuannya untuk menentukan penyebab munculnya keluhan pada mata.
  • Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan.
  • Mengganti lensa kontak sesuai dengan jadwalnya.
  • Copot lensa kontak saat mau tidur.

Softlens memang praktis dan membuat tampilan berubah cepat. Tapi dibalik kemudahan nya ada resiko yang serius jika dipakai asal-asalan tanpa aturan kebersihan dan anjuran dokter. (ana)

Popular Post

Sample alt

Panduan Lengkap Memilih Sabun Mandi yang Tepat untuk Kulit Anda

Rahma Cantika

Setiap hari, kita memulai atau mengakhiri aktivitas dengan satu ritual yang sama: mandi. Di tengah ritual tersebut, ada satu produk ...

Seorang wanita sedang mengoleskan kocic acid untuk kulit

7 Manfaat Kojic Acid untuk Kulit: Mencerahkan dan Menghilangkan Flek Hitam Secara Alami

Lindasari

Hai, Cantikers! Dalam beberapa tahun terakhir, produk perawatan kulit dengan bahan aktif semakin populer di kalangan pecinta skincare. Salah satu ...

Dua profesional berjabat tangan sebagai simbol kesepakatan dalam negosiasi gaji.

Cara Tepat Negosiasi Gaji untuk Mencapai Kesepakatan

Lindasari

Hai, Cantikers! Negosiasi gaji seringkali menjadi momen yang menegangkan. Banyak orang merasa ragu, takut dianggap tidak sopan, atau khawatir kesempatan ...

7 Rekomendasi Tren Warna Lipstik 2026

Anastasia

Hai cantikers..Tren lipstik selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Dan memasuki tahun 2026 warna lipstik yang digunakan diprediksi tidak ...

Menemukan Jodohmu: Panduan Lengkap Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang

Dea Ayu

Menemukan Jodohmu: Panduan Lengkap Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang Mencari lipstik nude yang sempurna untuk kulit sawo matang seringkali ...

Bye Kulit Kusam! Ini Rahasia Wajah Fresh Sepanjang Hari

Rahma Cantika

Hai, Cantikers! Saatnya bilang selamat tinggal pada wajah lelah dan tampak kusam yang bikin percaya diri menurun. Aktivitas padat, polusi, ...

Leave a Comment