Frozen Shoulder Diam-Diam Bikin Bahu Kaku, Ini Penyebabnya!

Rhea Marvella

health

Frozen Shoulder Diam-Diam Bikin Bahu Kaku, Ini Penyebabnya!
Frozen Shoulder Diam-Diam Bikin Bahu Kaku, Ini Penyebabnya! 13/05/2026 Foto: Pinterest

Hai, Cantikers! Nyeri bahu sering dianggap masalah ringan akibat kelelahan atau salah posisi tidur. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda frozen shoulder, gangguan pada sendi bahu yang membuat pergerakan terasa kaku dan menyakitkan.

Kasus frozen shoulder cukup sering terjadi pada orang dewasa, terutama usia di atas 40 tahun. Kondisi ini dapat berkembang perlahan dan mengganggu aktivitas sederhana, seperti menyisir rambut, mengenakan pakaian, hingga mengambil barang di tempat tinggi.

Banyak penderita baru menyadari masalah tersebut saat bahu mulai sulit digerakkan. Rasa nyeri yang muncul juga dapat bertambah parah pada malam hari sehingga mengganggu kualitas tidur.

Frozen shoulder atau adhesive capsulitis terjadi ketika kapsul pelindung sendi bahu mengalami penebalan dan pengerasan. Akibatnya, sendi menjadi sulit bergerak dan memicu rasa sakit berkepanjangan.

Frozen Shoulder Membuat Bahu Sulit Digunakan

Frozen shoulder biasanya muncul secara bertahap. Pada tahap awal, penderita mulai merasakan nyeri saat menggerakkan bahu. Kondisi ini dikenal sebagai freezing stage atau fase pembekuan.

Pada fase tersebut, rasa sakit membuat penderita mulai membatasi gerakan bahu. Semakin jarang digerakkan, sendi justru menjadi semakin kaku.

Tahap berikutnya disebut frozen stage. Pada fase ini, rasa nyeri kadang mulai berkurang, tetapi bahu menjadi jauh lebih sulit digerakkan. Aktivitas sehari-hari pun terasa semakin berat.

Tahap terakhir dikenal sebagai thawing stage atau fase pemulihan. Pergerakan bahu mulai membaik secara perlahan, meski prosesnya bisa berlangsung cukup lama.

Dalam beberapa kasus, frozen shoulder dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Karena itu, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Penyebab Bahu Kaku Dan Nyeri Perlu Diwaspadai

Penyebab pasti frozen shoulder belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko kondisi tersebut.

Bahu yang jarang digerakkan dalam waktu lama menjadi salah satu pemicu utama. Kondisi ini sering terjadi setelah cedera, operasi, stroke, atau patah tulang yang membuat lengan harus lama beristirahat.

Selain itu, penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami frozen shoulder. Gangguan hormon tiroid, penyakit jantung, dan Parkinson juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kekakuan sendi bahu.

Perempuan usia paruh baya tercatat lebih sering mengalami kondisi ini dibanding laki-laki. Faktor hormonal diduga ikut memengaruhi munculnya frozen shoulder.

Gaya hidup kurang aktif juga dapat memperbesar risiko gangguan pada sendi bahu. Terlalu lama bekerja di depan komputer tanpa peregangan dapat membuat otot dan sendi menjadi kaku.

Gejala Frozen Shoulder Sering Diabaikan

Gejala utama frozen shoulder adalah nyeri dan keterbatasan gerak pada bahu. Penderita biasanya kesulitan mengangkat tangan, meraih punggung, atau menggerakkan bahu ke arah tertentu.

Nyeri dapat terasa semakin berat pada malam hari. Banyak penderita mengaku sulit tidur karena posisi bahu terasa tidak nyaman.

Dalam kondisi lebih berat, penderita bahkan kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti memakai baju atau menyisir rambut. Keterbatasan gerak tersebut dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup.

Keluhan frozen shoulder juga sering disalahartikan sebagai pegal biasa. Akibatnya, banyak orang terlambat mendapatkan penanganan yang tepat.

Padahal, penanganan sejak dini dapat membantu mempercepat pemulihan dan mencegah kekakuan bertambah parah.

Cara Mengatasi Kekakuan Sendi Bahu Dengan Tepat

Penanganan frozen shoulder bertujuan mengurangi nyeri dan mengembalikan rentang gerak bahu. Dokter biasanya menyarankan kombinasi terapi sesuai tingkat keparahan kondisi pasien.

Fisioterapi menjadi salah satu metode yang paling sering digunakan. Terapi ini membantu melatih gerakan bahu secara bertahap agar sendi kembali lentur.

Latihan peregangan rutin juga penting untuk menjaga fleksibilitas sendi. Pasien biasanya dianjurkan tetap menggerakkan bahu secara perlahan meski terasa tidak nyaman.

Selain fisioterapi, dokter dapat memberikan obat antiinflamasi untuk membantu meredakan nyeri. Pada kondisi tertentu, suntikan kortikosteroid juga dapat digunakan untuk mengurangi peradangan.

Jika terapi konservatif tidak memberikan hasil optimal, tindakan medis seperti manipulasi sendi atau artroskopi dapat menjadi pilihan. Namun, prosedur tersebut biasanya dilakukan pada kasus yang lebih berat.

Pencegahan frozen shoulder juga penting dilakukan sejak dini. Aktivitas fisik rutin, peregangan, dan menjaga tubuh tetap aktif dapat membantu mengurangi risiko kekakuan bahu.

Masyarakat juga perlu lebih waspada jika mengalami nyeri bahu berkepanjangan yang disertai keterbatasan gerak. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu mencegah kondisi berkembang semakin parah.

Frozen shoulder memang bukan penyakit yang mengancam jiwa. Namun, dampaknya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dalam waktu lama. Karena itu, menjaga kesehatan sendi dan tidak mengabaikan nyeri bahu menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas hidup. (has)

Popular Post

Sample alt

Panduan Lengkap Memilih Sabun Mandi yang Tepat untuk Kulit Anda

Rahma Cantika

Setiap hari, kita memulai atau mengakhiri aktivitas dengan satu ritual yang sama: mandi. Di tengah ritual tersebut, ada satu produk ...

Seorang wanita sedang mengoleskan kocic acid untuk kulit

7 Manfaat Kojic Acid untuk Kulit: Mencerahkan dan Menghilangkan Flek Hitam Secara Alami

Lindasari

Hai, Cantikers! Dalam beberapa tahun terakhir, produk perawatan kulit dengan bahan aktif semakin populer di kalangan pecinta skincare. Salah satu ...

Dua profesional berjabat tangan sebagai simbol kesepakatan dalam negosiasi gaji.

Cara Tepat Negosiasi Gaji untuk Mencapai Kesepakatan

Lindasari

Hai, Cantikers! Negosiasi gaji seringkali menjadi momen yang menegangkan. Banyak orang merasa ragu, takut dianggap tidak sopan, atau khawatir kesempatan ...

7 Rekomendasi Tren Warna Lipstik 2026

Anastasia

Hai cantikers..Tren lipstik selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Dan memasuki tahun 2026 warna lipstik yang digunakan diprediksi tidak ...

Menemukan Jodohmu: Panduan Lengkap Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang

Dea Ayu

Menemukan Jodohmu: Panduan Lengkap Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang Mencari lipstik nude yang sempurna untuk kulit sawo matang seringkali ...

Bye Kulit Kusam! Ini Rahasia Wajah Fresh Sepanjang Hari

Rahma Cantika

Hai, Cantikers! Saatnya bilang selamat tinggal pada wajah lelah dan tampak kusam yang bikin percaya diri menurun. Aktivitas padat, polusi, ...

Leave a Comment