Hai Cantikers! Pada dasarnya jerawat merupakan kondisi umum yang seringkali dialami oleh remaja. Akan tetapi kondisi akan bikin frustasi saat jerawat menjadi susah hilang dari kulit wajah. Seringkali jerawat ini membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif untuk tahu penyebabnya sehingga bisa menemukan solusi yang efektif.
Kenapa Jerawat Menjadi Susah Hilang?
Jerawat yang sulit hilang merupakan kondisi dimana jerawat akan terus menerus muncul, sulit diobati atau sering kambuh walaupun sudah dilakukan berbagai upaya perawatan. Biasanya berupa komedo, papula, pustula, atau bahkan nodul dan kista yang meradang.
Jerawat ini akan membutuhkan perhatian khusus karena kemungkinan ada faktor internal atau eksternal yang memicunya.
Also Read
Penyebab Jerawat yang Tidak Bisa Hilang
Jerawat yang membandel ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait.
1. Fluktuasi hormon
Jerawat seringkali membuat rasa percaya diri menurun. Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah fluktuasi hormon, dan ini banyak dialami oleh para remaja. Produk hormon androgen yang meningkat tajam saat remaja akan memicu kelenjar sebasea di kulit untuk memproduksi minyak lebih banyak. Produksi minyak berlebih ini berpotensi besar untuk menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat.
Penyebab utama dari jerawat yang susah hilang pada remaja yaitu Fluktuasi hormon yang terjadi. Hal ini juga yang membuat jerawat selalu muncul, bahkan sering kali di tempat yang sama. Jika kamu mengalami jerawat yang seperti ini, kemungkinan dokter kulit akan memberimu obat yang menstabilkan hormon untuk membantu mengatasinya.
2. Kulit tidak dirawat dengan benar
Merawat kulit wajah secara rutin pada pagi dan malam hari harus kamu lakukan untuk menjaga agar kulit wajahmu tetap sehat dan bebas masalah. Paling tidak, melakukan perawatan yang mendasar yaitu membersihkan, melembabkan, melindungi dan sekaligus memperkuat skin barrier. Nah, untuk yang memiliki wajah berjerawat, sesuaikan produk-produk skincare yang kamu pakai dengan yang dapat membantu mengatasi jerawat. Malas merawat kulit wajah dengan benar bisa jadi penyebab kenapa jerawat susah hilang.
3. Memencet jerawat
Tahukah kamu, salah satu area di tubuh yang paling kotor adalah tangan? Mungkin ini jadi salah satu alasan kenapa jerawat di wajah tidak kunjung hilang. Jika kamu terbiasa menyentuh wajah terutama di area berjerawat ini bisa menyebabkan peradangan. Tangan dan kuku cenderung kotor jadi biasakan untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan. Selain itu, hal yang perlu kamu hentikan adalah memencet jerawat karena hal ini malah akan memperburuk kondisinya. Sebaiknya kamu tidak lagi melakukan dua kebiasaan ini dan menggunakan obat jerawat, ya.
4. Kurangi tidur dan stres
Saat kamu sedang stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang bisa meningkatkan sebum dan peradangan. Stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat, tetapi dapat memperburuknya.
Demikian juga dengan kurang tidur juga mengganggu keseimbangan hormon, yang pada gilirannya akan memicu serta, memperparah timbulnya jerawat.
5. Memakai produk make up yang kurang tepat
Saat memakai produk make up yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah, mengandung bahan-bahan yang comedogenic, atau bahan-bahan yang dapat memicu iritasi, maka kamu seperti mengundang jerawat untuk terus muncul di wajah dan seperti susah sembuh. Kamu mungkin jadi berpikir kalau muka rusak akibat make up, padahal hanya salah memilih produk make up. Memilih produk yang sesuai jenis kulit, formulanya ringan, bersifat comedogenic dan hypoallergenic, akan membantu jerawatmu lebih cepat sembuh.
6. Faktor genetik
Riwayat keluarga dengan masalah jerawat dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami jerawat yang membandel. Jika orang tua atau saudara kandung memiliki masalah jerawat yang parah atau sulit hilang, ada kemungkinan seseorang juga mewarisi kecenderungan tersebut.
Solusi Mengatasi Jerawat yang Susah Hilang
Untuk mengatasi jerawat yang sudah hilang, memerlukan langkah-;langkah yang konsisten. Diantaranya adalah :
1. Rutin membersihkan wajah
Dengan membersihkan wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang non komedogenik. Dan membersihkan wajah secara teratur akan mengangkat kotoran, minyak yang berlebih dan sel kulit mati tanpa mengiritasi.
2. Menjaga kebersihan lingkungan kontak wajah
Cara ini bisa kamu lakukan diantaranya dengan mengganti sarung bantal secara rutin, membersihkan layar ponsel serta pastikan alat makeup untuk selalu dalam kondisi bersih untuk menghindari penumpukan bakteri.
3. Menerapkan gaya hidup sehat
Tidur yang cukup setiap malam antara 7-9 jam, berolahraga secara rutin, serta tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol akan sangat membantu kulit wajahmu terhindar dari masalah, termasuk jerawat. Jika jerawat sudah muncul, maka proses penyembuhannya akan berlangsung lebih cepat.
4. Mengurangi stres
Mengurangi stres bisa jadi cara menghilangkan bekas jerawat. Menurut penelitian, kondisi jerawat bisa bertambah buruk karena stres menghadapi sesuatu, salah satunya adalah ujian di sekolah. Relaksasi, melakukan hobi, dan kegiatan pereda stres lainnya dapat membantu menyembuhkan jerawat.
5. Pemberian obat oles
Jenis obat oles yang paling umum digunakan untuk mengatasi jerawat adalah obat yang mengandung retinoid (vitamin A). Obat ini biasanya digunakan untuk menghilangkan jerawat yang parah.
Retinoid sering digunakan bersamaan dengan antibiotik topikal untuk mendapatkan hasil yang optimal. Obat oles ini biasanya tersedia dalam bentuk krim, gel, dan lotion.
Selain retinoid, obat oles yang digunakan untuk mengatasi jerawat batu adalah asam salisilat dan dapsone. Asam salisilat dapat mencegah penyumbatan pada pori-pori, sedangkan dapsone digunakan untuk jerawat yang meradang.
6. Antibiotik tablet
Cara menghilangkan jerawat bisa dengan pemberian tablet antibiotik sesuai anjuran dokter. Tim medis biasanya merekomendasikan kombinasi obat ini dengan perawatan topikal agar jerawat cepat kempes.
Butuh waktu sekitar 6 minggu untuk melihat perubahan pada kulit berjerawat. Ini juga bergantung pada seberapa baik kondisi kulit yang bereaksi terhadap pengobatan.
7. Konsultasi dengan dermatologis
Berkonsultasilah dengan seorang dermatologis jika anda memiliki jerawat yang sulit sembuh. Dokter kulit dapat menyediakan penanganan yang lebih intensif, seperti penggunaan obat resep atau prosedur di rumah, seperti terapi cahaya atau pengelupasan kimia.
8. Pertimbangkan gaya hidup sehat
Menjaga kebersihan kulit, tidur yang cukup, mengelola stres, dan menjaga keseimbangan hormon adalah beberapa langkah yang dapat membantu kesehatan kulit secara keseluruhan.
9. Batasi paparan sinar matahari
Terkena sinar matahari dapat mengeringkan jerawat dalam jangka pendek, tetapi dapat menimbulkan konsekuensi kulit yang tidak diinginkan dalam jangka panjang.
Terlalu sering terpapar sinar matahari dapat membuat kulit dehidrasi. Seiring waktu kondisi ini menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak dan menyumbat pori-pori.
Selain itu, jangan lupa untuk mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit.
Untuk menangani jerawat yang sulit sembuh, diperlukan kesabaran dan perawatan yang tepat. Mengikuti langkah-langkah di atas dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan mengurangi jumlah jerawat yang sulit sembuh. Penting untuk diingat bahwa mencapai hasilnya mungkin membutuhkan waktu. (ana)














