Hai Cantikers! Toner yaitu salah satu produk perawatan kulit yang penting untuk rutinitas skincare.Toner biasanya berbentuk cairan dan dirancang untuk membersihkan sisa kotoran atau makeup yang masih tertinggal setelah mencuci wajah.
Toner juga memiliki fungsi untuk mengembalikan pH kulit yang seimbang sekaligus untuk mempersiapkan kulit agar lebih optimal menyerap skincare lainnya.
Akan tetapi banyak yang masih bingung terkait dengan fungsi toner secara lebih spesifik dan cara menggunakannya dengan benar.
Also Read
Apa Fungsi Toner?
Toner mempunyai fungsi yang beragam untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Dibawah ini beberapa fungsi toner :
1. Membersihkan sisa kotoran
Walaupun kamu sudah mencuci muka dengan sabun muka namun masih ada kemungkinan masih terdapat sisa kotoran atau residu produk yang masih menempel di kulit. Dengan toner maka akan membantu membersihkan sisa-sisa tersebut dengan lebih mendalam.
2. Menyeimbangkan pH kulit
PH kulit seringkali menjadi tidak seimbang setelah ita mencuci wajah. Dengan toner berfungsi mengembalikan pH kulit ke tingkat normal, yaitu sekitar 4,7 sampai dengan 5,7, sehingga kulit menjadi tidak terlalu kering atau berminyak.
3. Menyegarkan kulit
Dengan memakai toner maka kulit akan lebih segar, terutama jika kamu memakai bahan toner yang mengandung bahan-bahan menyenangkan seperti aloe vera atau chamomile.
4. Membantu penyerapan skincare lainnya
Dengan kulit yang bersih dan pH seimbang, toner bisa membantu mempersiapkan kulit dalam menyerap serum, pelembab ataupun produk perawatan kulit lainnya secara efektif.
5. Mengontrol minyak yang berlebih
Bagi yang memiliki kulit berminyak, toner seringkali mengandung bahan yang dapat membantu dalam mengontrol produksi minyak berlebih tanpa membuat kulit kering.
6. Menghidrasi kulit
Beberapa toner diantaranya mengandung humektan seperti hyaluronic acid yang akan membantu menjaga kelembaban kulit.
Jenis-Jenis Toner
Terdapat berbagai jenis toner yang masing-masing dengan formula dan manfaat yang berbeda. Dengan memahami perbedaan ini penting agar dapat memilih toner yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit.
- Hydrating Toner: Dengan kandungan bahan-bahan seperti asam hialuronat dan gliserin, berfungsi untuk memberikan kelembaban ekstra pada kulit.
- Exfoliating Toner: Mengandung AHA (Alpha Hydroxy Acids) atau BHA (Beta Hydroxy Acids), berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori.
- Soothing Toner: Dengan kandungan bahan-bahan seperti lidah buaya, chamomile, atau centella asiatica, berfungsi untuk menenangkan kulit yang iritasi atau radang.
- Balancing Toner: Dirancang untuk menyeimbangkan pH kulit dan mengontrol produksi minyak.
- Brightening Toner: Dengan kandungan bahan-bahan seperti vitamin C atau niacinamide yang berfungsi untuk membantu mencerahkan kulit dan mengurangi tampilan noda hitam.
Cara Menggunakan Toner yang Tepat
Agar bisa bermanfaat secara maksimal, kamu perlu menggunakan toner dengan cara yang benar.
Dibawah ini langkah-langkah menggunakan toner dengan tepat:
- Bersihkan Wajah Terlebih Dahulu: Pastikan wajah sudah bersih dari makeup, kotoran, dan minyak dengan mencuci muka memakai sabun pembersih yang sesuai dengan jenis kulitmu.
- Gunakan Kapas atau Telapak Tangan: Tuangkan secukupnya toner ke kapas dan usapkan perlahan pada seluruh wajah. Kamu juga bisa tuangkan toner ke telapak tangan, kemudian tepuk-tepuk secara perlahan ke kulit.
- Aplikasikan ke Seluruh Wajah: Meratakan toner ke area wajah dan leher agar semua bagian kulit mendapatkan manfaatnya.
- Gunakan Secara Rutin: Toner sebaiknya dipakai dua kali sehari, yaitu pagi sebelum menggunakan produk skincare pagi dan malam sebelum tidur.
- Pilih Toner yang Sesuai dengan Jenis Kulit: Bagi jenis kulit yang berminyak membutuhkan toner yang dapat mengontrol minyak. Dan untuk jenis kulit kering memerlukan toner dengan kandungan yang melembabkan. Pastikan toner yang kamu pilih sesuai dengan kebutuhan kulitmu.
Cara Memilih Toner yang Tepat
Terdapat tiga jenis utama toner yang tersedia di pasaran, yaitu toner berbasis alkohol, berbasis gliserin atau glikol, dan yang berbasis air.
Kamu dapat memilih toner berbasis air tanpa alkohol, pewangi, atau witch hazel untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit.
Dibawah ini beberapa langkah-langkah untuk memilih toner sesuai dengan jenis kulitmu:
- Untuk kulit berminyak
Tahukah kamu jika semua toner dapat membantu mengurangi minyak berlebih. Namun, untuk hasil maksimal, pilih toner yang memiliki efek mattifying serta mengandung asam salisilat serta asam glikolat untuk eksfoliasi.Niacinamide merupakan bahan yang baik untuk mengecilkan tampilan pori-pori.
- Untuk kulit berjerawat
Apabila wajahmu rentan terhadap jerawat atau breakout, kamu bisa menggunakan toner dengan formula ringan dan lembut. Hindari toner berbasis alkohol karena dapat memperparah iritasi.
Pilihlah toner dengan kandungan asam alfa hidroksi (AHA) agar bisa membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi minyak yang menyumbat pori-pori.
- Untuk kulit kering
Bagi kamu yang memiliki kulit kering maka membutuhkan toner yang mengandung humektan, yaitu bahan yang menarik molekul air untuk menghidrasi kulit.
Hindari bahan keras seperti alkohol karena membuat kulit semakin kering. Sebaliknya, cari toner dengan bahan yang menenangkan dan melembabkan seperti asam hialuronat, vitamin E, dan gliserin.
- Untuk kulit kombinasi
Dan untuk jenis kulit kombinasi membutuhkan toner yang mampu mengurangi minyak berlebih sekaligus menjaga hidrasi kulit.
Pilihlah produk yang mengandung antioksidan yang menutrisi serta asam ringan seperti asam hialuronat, asam salisilat, dan asam laktat.
Diharapkan dengan memahami fungsi toner dan cara menggunakannya dengan benar, maka kamu dapat memaksimalkan manfaat toner untuk perawatan kulit sehari-hari. (ana)














