Hai, Cantikers! Sebelum menggunakan produk skincare, membersihkan wajah merupakan hal yang mendasar yang perlu untuk diketahui. Kamu perlu mengetahui perbedaan cleanser dan facial wash. Pasalnya, salah memakai produk skincare tidak memberikan manfaat yang maksimal, bahkan menimbulkan permasalahan di kulit.
Perbedaan Cleanser dan Facial Wash
Apakah kamu sering mengira bahwa cleanser dan facial wash itu sama? Fakta facial wash dan facial cleanser mempunyai perbedaan, diantaranya adalah kandungan,fungsi, sampian cara menggunakan.
1. Perbedaan kandungan cleanser dan facial wash
Cleanser maupun facial wash sama-sama mempunyai setidaknya salah satu jenis kandungan surfaktan, yaitu bahan kimia yang biasanya ada di dalam produk pembersih.
Also Read
Akan tetapi facial wash dan cleanser mempunyai komposisi kimia yang berbeda.
Facial wash atau sabun muka umumnya mengandung asam lemak jenuh atau disebut juga dengan stearic acid yang berasal dari hewan atau tumbuhan.
Facial wash juga mengandung senyawa aktif lain diantaranya :
- hyaluronic acid
- gliserin
- aloe vera
- niacinamide
- vitamin E
Dan untuk cleanser biasanya berbasis minyak atau mengandung lemak sintesis (trans) dari proses pengikatan asam sulfat dan etilen oksida.
Cleanser juga mengandung senyawa aktif lainya seperti :
- retinol
- asam salisilat
- ceramide
- alkalin
- asam laktat
- vitamin C
2. Perbedaaan Fungsi dan Kegunaan
Ada beberapa senyawa aktif yang sama-sama terkandung pada produk ini. Akan tetapi perpaduan senyawa aktif lainya menyebabkan cleanser dan facial wash mempunyai fungsi yang berbeda.
Adapun fungsi cleanser yaitu untuk menghilangkan kotoran serta jenis polutan lainnya dari lapisan kulit luar.
Fungsi cleanser yang lain adalah :
- menghidrasi kulit
- membantu mengeksfoliasi lapisan kulit luar
- memperkuat lapisan pelindung kulit
- menjaga PH normal kulit
- menjaga kelembaban kulit
Dan untuk facial wash merupakan produk perawatan kulit yang bisa menghilangkan kotoran di lapisan kulit yang lebih dalam.
Facial wash juga mempunyai kegunaan lain diantaranya :
- lebih lembut daripada sabun biasa
- memberikan efek yang menyegarkan di wajah
- mengurangi jerawat
- mengangkat sel kulit mati
- mencegah kadar minyak yang berlebih
3. Perbedaan Sediaan Cleanser dan Facial Wash
Selanjutnya perbedaan yang lainnya antara cleanser dan facial wash adalah sediaan produk yang beredar di pasaran.
Terdapat banyak jenis cleanser dan facial wash yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit, misalnya untuk kulit berminyak, kulit kering, kulit normal ataupun kulit berjerawat.
Umumnya sediaan produk pembersih wajah ini tergantung pada produsen serta kandungan yang dimilikinya.
Sediaan produk facial wash bisa kamu temukan di pasaran yaitu :
- cairan
- gel
- sabun batangan
- krim
- scrub
Dan untuk cleanser biasanya tersedia dalam bentuk ;
- krim
- cairan 9 micellar water)
- cairan berminyak (cleansing oil)
- cleansing wipe (seperti tisu basah)
- clay cleanser (krim yang lebih padat)
Selain itu perbedaan lainya yang cukup kentara adalah busa yang dihasilkan. Pada umumnya facial wash bisa menghasilkan busa atau foam, dan cleanser tidak menghasilkan busa saat penggunaan di wajah.
4. Perbedaan Cara Menggunakan
Perbedaan berikutnya antara cleanser dan facial wash yaitu dalam urutan produk skincare ataupun waktu penggunaaan.
Membersihkan wajah dengan menggunakan cleanser dua kali sehari bisa membantu mencegah pori-pori tersumbat.
Dibawah ini adalah langkah-langkah menggunakan cleanser :
- Cuci kedua tangan dengan menggunakan sabun yang mengalir
- Lalu siapkan cleanser dan kapas
- Jika cleanser berbentuk krim, aplikasikan ke wajah dan pijat dengan lembut. APabila berbentuk cair, kau bisa tuangkan cleanser ke kapas dan menghisapnya perlahan ke wajah.
- Cuci wajah dengan facial wash
- keringkan dengan handuk yang lembut
Apabila memiliki kulit yang cenderung berminyak, gunakan facial wash dua kali sehari agar bisa membantu mengurangi minyak di wajah.














