Hai Cantikers! Banyak orang tua jaman sekarang yang menjadikan gadget sebagai solusi agar anak tenang. Ya, disaat anak sedang rewel seringkali orang tua langsung memberikan gadget atau HP pada anaknya. Tujuannya apalagi jika anak tenang dan menjadi betah. Padahal hal itu akan membuat anak menjadi kecanduan gadget.
Kecanduan gadget pada anak tidak boleh dianggap enteng. Dalam jangka panjang kebiasaan ajak yang main hp terus menerus akan berdampak buruk bagi kesehatan anak. Dibawah ini ulasan mengenai kecanduan gadget pada anak serta solusi yang harus dilakukan.
Apa itu kecanduan gadget pada anak?
Kecanduan gadget pada anak merupakan kondisi dimana anak mengalami ketergantungan berlebih dengan penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone, tablet atau komputer.
Also Read
Saat anak memasuki usia 6-9 tahun biasanya mulai mengenal gadget. Namun sayang, tidak semua anak dapat menggunakan gadget dengan bijak. Anak-anak malah lebih suka main gadget yang membuat mereka kecanduan.
Salah satu ciri khas pada anak yang kecanduan gadget yaitu hampir tidak pernah melepaskan diri dari gadget. Ini terlihat pada perilaku anak yang selalu mengambil gadgetnya saat bangun tidur dan ketika makan bersama dengan mata yang selalu tertuju pada layar.
Banyak kegiatan yang dilakukan anak saat memainkan gadget, diantaranya bermain game. nonton youtube, atau sekedar membuka aplikasi.
Tanda-tanda anak kecanduan gadget
Anak yang terlalu sering bermain gadget bisa mengalami gangguan fisik diantaranya susah tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan penglihatan, sakit kepala, serta gangguan nutrisi.
Kecanduan gadget juga mempengaruhi psikologis anak. Ini bisa terlihat tanda-tandanya seperti merasa cemas, sering berbohong, memiliki perasaan bersalah serta rasa kesepian.
Bahkan bisa di lihat anak yang kecanduan HP seringkali memiliki mengisolasi dirinya dan sering mengalami perubahan mood yang sangat cepat.
Dan kita sebagai orang tua sebaiknya berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak bisa diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadgetnya.
Misalnya saat ingin berbelanja bulanan, anak lebih suka bermain dengan gadgetnya sehingga malas untuk pergi menemani. Anak menjadi enggan makan malam bersama dengan keluarga karena tidak mau beralih dari gadget.
Hal itu merupakan tanda bahwa fokus anak lebih pada gadgetnya. Situasi seperti ini tidak baik untuk perkembangan anak.
Adapun gejala anak sudah kecanduan gadget diantaranya adalah :
- Keasyikan main gadget jadi lupa waktu
- Gelisah saat tidak bermain gadget
- Semakin lama durasi main gadget makin bertambah
- Gagal atau mengurangi bermain gadget
- Kehilangan ketertarikan dengan dunia luar
- Tetap memainkan gadget walaupun sudah tahu dampak negatifnya
- Berbohong ke orang tua mengenai durasi waktu saat bermain gadget
- Menggunakan gadget untuk mengalihkan perasaan
Cara mengatasi anak kecanduan gadget
Kecanduan gadget bisa membuat anak menjadi malas bergerak serta tidak fokus pada mata pelajaran di sekolahnya. Hal ini tentu saja membuat prestasi di sekolah menjadi turun.
Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa kecanduan gadget yang diikuti dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti ngemil berlebih, kurangnya aktivitas fisik serta tidur larut malam akan meningkatkan risiko anak terkena obesitas dan penyakit jantung di kemudian hari.
Untuk mengatasi hal itu, dibawah ini adala langkah-langkah yang bisa diambil dalam mengatasi kecanduan gadget pada anak :
1. Jadi contoh yang baik untuk anak
Sudah pernah dengar istilah “anak adalah peniru ulung”, sehingga orang tua diharapkan untuk menjadi contoh yang baik bagi anak. Apabila anak sering melihat iringan ruangan bermain gadget hingga larut malam atau makan sambil nonton youtube di HP, bukan tidak mungkin anak meniru hal tersebut.
Oleh sebab itu, acara yang pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan memberikan contoh yang terbaik untuk anak. Sebisa mungkin untuk tidak bermain gadget di depan anak dan digunakan secara wajar penggunaan gadget.
2. Batasi dan awasi penggunaan gadget
Agar anak tidak kecanduan gadget sebaiknya orang tua juga harus membatasi durasi nya selain itu juga tetapkan jadwalnya. Misalnya 1- jam dalam sehari tersebut, orang tua juga harus tegas utk bermain HP. Bukan hanya itu saja, anak juga harus diawasi supaya meminimalkan akses terhadap pornografia ataupun kekerasan. a[abila gadget dilengkapi dengan fitur age-restricted. Terapkan fitur ini untuk membatasi waktu dan jenis aplikasi maupun tantangan yang bisa diakses anak.
Dalam menerapkan batasan ini, orang tua juga harus tegas. atih agar anak meminta izin terlebih dahulu saat akan memainkan HP dan jadwal pengembalian etika selesai bermain. Simpan HP di tempat yang tidak mudah dijangkau anak. Sehingga anak akan meminta izin terlebih dahulu pada orang tua.
3. Buatlah aktivitas yang menyenangkan bersama anak
Agar fokusnya teralihkan dan tidak memikirkan gadget terus, anak perlu diberi aktivitas lainnya. Misalnya dengan mengajaknya bersepeda atau lari pagi. Selain itu bisa juga dengan anak memasak bersama atau juga bisa dengan menanam bunga di halaman rumah.
Jika perlu, ajak anak untuk bermain dengan teman sebayanya di taman dekat rumah.Selain itu juga bisa dilakukan dengan cara berkunjung ke rumah temannya agar lupa dengan gadget.
4. Tetapkan wilayah bebas gadget dirumah
Orang tua juga bisa menetapkan tempat-tempat bebas gadget yang ada di rumah. Contohnya ruang makan, ruang keluarga serta kamar tidur. Ini berarti ketika anak sedang berada di ruangan tersebut maka tidak boleh menggunakan gadget. Pastikan orang tua juga mematuhi larangan tersebut.
5. Beritahu anak tentang bahaya penggunaan gadget terlalu lama
Anak juga perlu mengetahui tentang dampak dari penggunaan HP. Orang tua perlu menjelaskan mengenai obesitas atau sakit mata jika main HP berlebih. Jelaskan mengenai bahaya yang mengintai apabila anak menggunakan media sosialnya.
Tidak masalah mengenai bahwa yang mengintip melalui media sosial. Asalkan orangtua juga berdiskusi bersama tentang cara menghindari masalah tersebut dan mendiskusikannya dengan anak. Contohnya menyepakati bahwa penggunaan HP harus selalu diawasi. Pastikan juga ana tatap merasa aman dan tidak perlu khawatir berlebihan.
6. Berikan mainan sesuai dengan usia anak
Cara untuk mengatasi kecanduan lainnya adalah dengan memberikan mainan yang sesuai dengan sisinya. Anak usia 1-3 tahun, mainan yang cocok digunakan yaitu block, puzzle, krayon dan buku gambar, atau permainan profesi. Anak yang lebih besar juga bisa diberikan mainan tersebut dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan.
Langkah diagatas perlu dilakukan agar penggunaan gadget pada anak perlu dibatasi. Orang tua dilarang untuk memarahi anak dan teriak-teriak saat sedang mengejek. Karena anak justru akan trauma yang bisa mengganggu kesehatan mentalnya.
Perlu diingat bahwa anak belum tentu langsung setuju dan terbiasa dengan aturan-aturan baru mengenai gadget ini. Jadi, orang tua memerlukan kesabaran ekstra untuk berkompromi dengannya. Pastikan juga anggota keluarga lain bekerja sama untuk membantu dalam hal ini. (ana)














