Hai cantikers, bagi sebagian orang menurunkan berat badan mungkin hal yang susah padahal sudah menjalani diet ketat. Lalu apa yang sebenarnya penyebab berat badan susah turun?
Penyebab Berat Badan Sulit Turun
Berat badan susah turun karena ada kebiasaan sehari-hari serta kondisi medis tertentu. Dibawah ini ada beberapa penyebab berat badan susah turun yang perlu diperhatikan.
1. Sering Stres
Berat badan yang susah turun ternyata berkaitan erat dengan kondisi stres. Stres kronis bisa memicu meningkatnya hormon kortisol yang ada di tubuh. Ini yang menjadikan kamu lapar terus atau mengalami nafsu makan yang meningkat.
Also Read
Kenaikan jumlah kortisol dalam waktu yang lama berkaitan erat dengan obesitas serta menumpuknya lemak yang ada diperut bawah.
Hal seperti ini tentunya tidak boleh dibiarkan begitu saja karena bisa mengganggu kelancaran program diet menurunkan berat badan. Dan apabila berat badan mu tak kunjung berkurang dalam jangka waktu yang lama, cobalah dengan mengelola stres.
2. Makan Tidak Teratur
Banyak orang salah sangka bahwa dengan melewati beberapa jadwal makan bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Akan tetapi, inilah salah satu yang sebenarnya menjadi penyebab berat badan susah turun.
Karena makan tidak teratur maupun terlambat makan malah akan menjadikanmu menjadi lebih sulit mengendalikan nafsu makan.
Kamu akan cenderung kelaparan atau makan lebih banyak di saat waktu makan berikutnya jika waktu makan terlambat.
3. Kurang Tidur
Kurang tidur bisa membuat berat badanmu menjadi susah turun dan juga mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kurangnya waktu tidur juga cenderung mengalami pertambahan berat badan.
Orang yang tidurnya kurang akan merasa lapar, menimbulkan rasa lelah serta kurang termotivasi untuk melakukan olahraga. Bukan hanya itu saja, kurangnya tidur bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh serta menjadi kurang bergairah.
4. Olahraga Tidak Rutin
Dengan olahraga yang tepat bisa membuat berat badan turun, meningkatkan massa otot serat membuat tubuh terasa segar.
Jika kamu merasa program diet tidak berhasil bisa mencoba dengan olahraga rutin secara teratur. Kamu juga perlu menyesuaikan jenis serta intensitas olahraga sesuai kemampuan tubuh.
Pada umumnya olahraga untuk mengurangi berat badan bisa dilakukan selama 75-150 menit dalam satu minggu.
5. Penggunaan Obat Tertentu
Penggunaan obat bisa memberikan efek samping diantaranya pertambahan berat badan, contohnya seperti obat antidepresan dan obat asam lambung. Selain obat-obatan penggunaan alat kontrasepsi hormonal juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan pada sebagian orang. Apabila obat-obatan tersebut merupakan penyebab berat badan tidak turun, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan meresepkan obat pengganti atau menyesuaikan sosis agar menaikan berat badan tidak bertambah.
6. Tidak Memenuhi Gizi Seimbang
Salah satu jenis diet yang tepat untuk mengurangi pertambahan berat badan yaitu menerapkan diet karbo.
Diet rendah karbohidrat bukan berarti hanya memilih makanan rendah karbohidrat serta bebas makan lainnya. Akan tetapi kamu perlu mengkonsumsi makan bergizi seimbang dengan tetap memperhatikan porsi setiap jenis makanan.
Saat kamu mengkonsumsi sedikit karbohidrat tetapi menambahkan sumber lemak justru akan mengalami kenaikan berat badan dan susah turunnya.
7. Cara Makan yang Salah
Walaupun sudah melakukan diet dan olahraga ada satu yang kurang diperhatikan yaitu kebiasaan makan yang tidak sehat.
Mindful eating mungkin termasuk salah satu strategi untuk menurunkan berat badan yang efektif. Ini bukan lah jenis diet, namun cara makan yang mengandalkan kesadaran penuh.
Dengan melakukan mindful eating kamu akan makan secara perlahan, tanpa gangguan serta menikmati sensasi makanan.














