Hai Cantikers! Bagi penderita asam urat, penting sekali untuk membatasi atau menghindari makanan yang mengandung purin. Hal ini dikarenakan makanan ini bisa memicu risiko penumpukan asam urat serta berujung pada munculnya gejala yang mengganggu. Namun begitu, bukanlah hal yang mudah untuk menghindari makanan tersebut. Karena ada banyak makanan dengan kandungan purin di sekitar kita.
Penting untuk diketahui, jenis makanan dengan kandungan purin tinggi. Ada beberapa makan dengan kandungan purin sedang dan rendah yang sering diabaikan. Adapun jenis makanan bagi pengidap asam urat yang mengandung purin tinggi diantaranya seafood.
Apa Itu Purin?
Purin yaitu kelompok molekul yang digunakan oleh seluruh sel tubuh untuk menjalankan berbagai proses biokimia penting. Zat ini terdapat di seluruh sel tubuh dan hampir semua makanan.
Also Read
Terdapat dua jenis purin yang ada dalam tubuh manusia, yaitu purin endogen dan purin eksogen. Purin endogen diproduksi langsung oleh tubuh melalui proses biokimia yang kompleks. Sedangkan purin eksogen anatomist diperoleh dari makanan yang kita konsumsi.
saat tubuh memecah zat kimia yang bernama purin, akan dihasilkan asam urat. Kemudian asam urat tersebut dikeluarkan tubuh melalui urine. Oleh karena itu, perlu untuk menjaga pola makan dan asupan purin untuk membantu tubuh membuang asam urat dengan baik serta mencegah pembusukan yang dapat memicu masalah kesehatan.
Apabila kadar asam urat terlalu banyak, maka bisa menyebabkan penyakit gout atau yang dikenal dengan asam urat. Asam urat yang menumpuk dapat menggumpal menjadi kristal tajam. Kristal tersebut menempel di persendian serta menyebabkan asam urat. Kristal tersebut juga bisa menumpuk di ginjal dan akan membentuk batu ginjal.
Daftar Makanan Tinggi Purin ( dengan Perkiraan Kadar per 100g)
| Kelompok Makanan | Contoh | Purin (mg/100 g) | Kategori |
| Jeroan | Hati sapi | ~530 | Sangat tinggi |
| Ikan berlemak/kaleng | Sarden | ~480 | Sangat tinggi |
| Ikan kecil | Teri/anchovy | ~239 | Tinggi |
| Sayuran tertentu | Kembang kol | ~51 | Sedang |
| Sayuran hijau | Bayam | ~57 | Sedang |
Catatan: Angka di atas adalah estimasi per 100g dari sumber terpercaya lokal; kandungan dapat bervariasi menurut jenis, asal, dan cara pengolahan. Prioritaskan porsi kecil dan frekuensi jarang jika Anda berisiko gout.
Benarkah Sayuran “Tinggi Purin” Wajib Dihindari?
Sayuran seperti bayam, asparagus, kacang polong memiliki kandungan purin sedang. Akan tetapi, bukti menunjukkan purin dari tumbuhan tidak meningkatkan risiko hiperurisemia dan gout sebesar purin hewani. Ini artinya sayuran masih dapat dikonsumsi dengan porsi wajar sebagai bagian diet seimbang
Makanan dengan Purin Tinggi
Makanan yang mengandung purin banyak bersumber dari hewan maupun tumbuhan. Ketika dipecah dalam organ hati, kandungan purin pada jenis makanan ini bisa menghasilkan asam urat. Kemudian asam urat akan disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine. Akan tetapi terlalu banyak makan yang mengandung purin dapat menyebabkan naiknya kadar asam urat dan memicu gejala.
Gejala yang khas dari kondisi seperti ini yaitu nyeri yang muncul akibat terbentuknya kristal asam urat pada persendian. Kondisi ini juga menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit menusuk pada jari kaki, pergelangan kaki, dan area lutut. Jenis makanan yang mengandung purin tinggi diantaranya adalah :
1. Makanan Laut
Makanan laut atau seafood adalah salah satu makanan yang mengandung banyak purin. Sebaiknya makanan laut dibatasi bagi yang mengidap asam urat. Makanan tersebut diantaranya kerang, kepiting, ikan sarden, makarel dan lobster.
2. Alkohol
Makanan tinggi purin juga terdapat pada jenis makanan dan minuman yang mengandung alkohol. Diantaranya arak, anggur, bir, tape ketan dan makanan yang beragi.
3. Jeroan
Gejala asam urat bisa muncul akibat konsumsi jeroan secara berlebihan.oleh karena itu penting sekali untuk menghindari konsumsi jeroan, seperti otak, bedah, jantung, limpa dan usus.
4. Daging Unggas
Daging unggas, seperti bebek dan angsa juga termasuk yang mengandung purin tinggi. Makanan dikatakan tinggi purin jika didalamnya terkandung 100 -1000 miligram dalam porsi 100 gram.
5. Makanan yang diawetkan
Makanan yang diawetkan juga termasuk yang tinggi purin. Makanan ini diantaranya sarden dan kornet.
6. Buah-buahan
Pengidap asam urat juga harus menghindari jenis buah-buahan yang bisa berubah menjadi alkohol di dalam usus. Dan jika mengalami asam urat sebaiknya hindari konsumsi durian dan alpukat secara berlebihan.
7. Kaldu Daging
Kaldu daging juga termasuk yang mengandung purin tinggi. Oleh karena itu sebaiknya dibatasi yang ada dalam kaldu daging, seperti sup kental, soto ayam atau opor ayam.
Dampak Konsumsi Purin Tinggi
Jika kamu mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi maka bisa meningkatkan kadar asam urat yang ada di dalam darah, serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit asam urat. Penyakit ini biasanya menyerang jempol kaki, akan tetapi bisa juga terjadi pada sendi lainnya.
Penyakit ini rasanya nyeri luar biasa. Bahkan pada sendi atau persendian yang terkena bisa menjadi bengkak, nyeri tekan, hangat dan merah. Namun, dampak negatif asam urat tidak hanya terbatas pada persendian.
Asam urat yang tinggi juga bisa merusak ginjal, pembuluh darah serta organ lainnya. Bukan hanya itu saja, asam urat juga meningkatkan resiko berbagai penyakit lain, seperti ginjal dan jantung, diabetes, depresi, bahkan sleep apnea (gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan terhenti sesaat)
Cara Mengurangi Asupan Purin
Agar kita terhindar dari asam urat dan komplikasinya, kita perlu mengurangi asupan purin dengan cara berikut:
1. Batasi makanan tinggi purin
Dengan menurunkan konsumsi makanan tinggi purin bermanfaat bagi siapa saja yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia). Untuk yang menderita hiperurisemia yang belum mengalami gout, langkah ini dapat membantu mencegah penyakit tersebut. Pengurangan purin juga dapat menghalangi perkembangan gout yang sudah ada dan meminimalisir komplikasi lain akibat hiperurisemia, seperti terbentuknya batu ginjal.
2. Konsumsi dari biji-bijian utuh
Kamu tetap bisa menikmati makanan pokok seperti roti, sereal, dan pasta. Pilihlah opsi gandum utuh untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih baik. Selain itu kamu jjuga bisa mengurangi asupan purin dengan mengonsumsi makanan berikut:
- Produk susu rendah lemak: Susu skim, yoghurt, dan keju.
- Minuman: Kopi.
- Protein: Telur.
- Sayuran dan buah: Seluruh jenis sayur dan buah.
- Sumber karbohidrat sehat: Kentang.
- Lemak sehat: Kacang-kacangan.
Dengan variasi makanan yang kaya ini, kamu dapat menjalani diet rendah purin dengan menyenangkan dan tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya
3. Konsumsi air putih yang cukup
Dengan konsumsi air putih yang cukup merupakan hal penting untuk menjalani diet rendah purin. Asam urat dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Apabila kamu kurang mengkonsumsi air putih, penumpukan asam urat dalam tubuh bisa meningkat.
Dilansir dari National Kidney Foundation, risiko terkena gout dan batu ginjal bisa dikurangi dengan minum delapan gelas air putih atau lebih per hari. Dengan terpenuhinya kebutuhan cairan tubuh, asam urat dapat terbuang dengan baik melalui urine. (ana)














