Hai Cantikers! Untuk yang pecinta kopi, selama bulan puasa tentunya kebiasaan minum kopi tetap jalan hanya waktunya diganti saja. Namun tahukah kamu, ada waktu terbaik mengonsumsi kafein terutama saat puasa.
Dilansir Arab News, para ahli mengatakan bahwa tidak ada aturan baku untuk menikmati kopi selama bulan puasa. Karena waktu terbaik untuk minum kopi saat berpuasa tergantung dengan sensitivitas kafein, jadwal kerja serta pola tidur personal.
Waktu sahur seringkali sebagai pilihan yang tepat untuk menikmati kafein. Akan tetapi bagi sebagian orang, minum kopi saat sahur akan membuat mereka tetap terjaga sepanjang pagi dan mengakibatkan dehidrasi lebih awal di siang hari. Dan bagi sebagian yang lain memilih untuk tidak minum kopi saat sahur agar bisa kembali tidur setelah sahur.
Also Read
Memilih kopi dengan kandungan kafein yang rendah bisa jadi pilihan. MIsalnya kopi yang terbuat dari 100 persen biji Arabika yang secara alami mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan dengan Robusta, namun kopi ini menawarkan banyak rasa dan aroma.
Seringkali kopi dinikmati setelah buka puasa, karena tubuh sudah terhidrasi kembali dan kadar gula darah stabil.
Tips Minum Kopi Saat Bulan Puasa
Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar minum kopi aman saat bulan ramadhan.
1. Minum kopi di waktu yang tepat
Saat kamu ingin minum kopi di bulan puasa ini sebaiknya pilih waktu yang tepat. Hindari minum kopi saat sahur, sebaiknya minum kopi dilakukan 1-2 jam setelah buka puasa.
Prioritaskan untuk konsumsi air putih terlebih dahulu atau konsumsi takjil sebelum minum kopi.
Dan usahakan tidak minum kopi saat mendekati waktu tidur, karena akan meningkatan risiko insomnia. Ini akan mengganggu kualitas tidur, padahal selama bulan puasa harus tidur teratur agar bangun sahur tepat waktu.
2. Batasi jumlah kopi yang dikonsumsi
Walaupun diperbolehkan minum kopi saat berbuka puasa, bukan berarti kamu boleh minum kopi sepuasnya. Minumlah kopi secukupnya saja.
Batasi minum kopi terutama saat kamu memiliki riwayat sakit Gerd atau gangguan pencernaan lain. MInum kopi yang berlebih akan meningkatkan resiko asam lambung naik dan bisa memperburuk asam lambung.
3. Pilih jenis kopi yang ringan
Jika kamu ingin minum kopi saat berpuasa,pilih kopi yang ringan atau tidak mengandung tinggi.
Kafein akan berisiko meningkatkan asam lambung dan mengendurkan sfingter esofagus. Hal ini bisa mengakibatkan asam lambung naik atau Gerd kambuh saat berpuasa.
Untuk itu kamu bisa pilih kopi decaf yang sudah melalui proses khusus untuk menghilangkan sebagian besar kandungan kafeinnya.
Dikutip dari National Coffee Association, 100 ml kopi decaf hanya mengandung 2 mg kafein, dan untuk kopi reguler bisa mengandung sekitar 95 mg kafein.
4. Kombinasikan dengan air putih dan makanan bergizi
Minum kopi disaat perut kosong bisa peningkatan produksi asam lambung, terutama jika kamu memiliki riwayat sakit maag. Oleh karena itu cukupi kebutuhan air putih dan makanan yang sehat saat sahur dan berbuka puasa. Minum air putih setelah berbuka 2 gelas, di malam hari 4 gelas dan 2 gelas saat sahur.
Minum kopi saat berpuasa sebaiknya dilakukan dengan bijak untuk mencegah gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan masalah asam lambung.
Akan tetapi setiap orang mempunyai toleransi yang berbeda terhadap kafein. Apabila minum kopi saat puasa justru membuat kamu mengalami jantung yang berdebar atau sakit perut sebaiknya dihindari. (ana)














