Untuk menunjang penampilan, alis menjadi salah satu komponen yang penting. Sebagai penentu ekspresi wajah, banyak perempuan rela meluangkan waktu dan tenaga untuk merapikan dan menggambar alis setiap hari. Namun ternyata hal seperti itu cukup menyita waktu. Untuk itulah sulam alis hadir sebagai solusi praktis untuk hasil yang rapi dan tahan lama tanpa perlu repot.
Walaupun terdengar mudah, ternyata sulam alis tidak berhenti pada proses pengerjaannya saja. Perawatan setelah sulam alis justru menjadi poin penting agar hasilnya awet. Karena tanpa perawatan yang tepat warna bisa cepat memudar, bentuk bisa berubah bahkan yang paling fatal bila menimbulkan iritasi wajah.
Jika Cantikers baru saja menjalani proses ini atau baru mau menjalaninya , maka penting untuk mengetahui perawatannya agar sulam alis menjadi awet dan terlihat alami dalam jangka waktu lebih lama.
Also Read
Berikut tips merawat sulam alis agar hasilnya awet dan rapi.
Hindari Kontak dengan Air Selama 7 Hari Pertama
Kulit akan mengalami luka-luka mikro setelah kamu menjalani prosedur ini. Jika kontak dengan air, misalnya air kran yang tidak steril akan menyebabkan kuman masuk ke bekas luka tersebut. Ini bisa memicu infeksi dan membuat pigmen tak terserap sempurna ke lapisan kulit.
Selain itu air juga dapat mengganggu kerak alami yang dibutuhkan saat proses penyembuhan. Untuk itu kamu perlu berhati-hati, cuci wajah menggunakan kapas basah dan hindari membilas langsung dengan air.
Jangan Gunakan Makeup pada Area Alis
Pori-pori di sekitar area cenderung terbuka saat masih dalam tahap penyembuhan. Penggunaan makeup bisa menjadi penyebab infeksi. Residu makeup juga akan membuat kulit kesulitan bernapas, hal ini akan memperlambat penyembuhan.
Biarkan Kulit Sembuh Secara Alami
Proses pengelupasan kerak pada alis adalah mekanisme tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Apabila kamu memaksanya untuk mengelupasnya lebih awal akan menyebabkan bagian alis menjadi belang. Bukan hanya itu saja, menggaruk alis juga akan memperbesar risiko terjadinya jaringan parut atau infeksi. yang harus kamu lakukan adalah dengan bersabar selama beberapa hari saja.
Hindari Aktivitas Berlebihan
Aktivitas yang berlebih, biasanya akan mengeluarkan keringat sebagai proses pendinginan. Saat kamu baru saja menjalani proses sulam alis, keringat yang mengandung garam dan minyak tersebut akan memecah pigmen tinta di bawah kulit. Dan keadaannya akan makin parah jika mau berolahraga atau berjemur dibawah sinar matahari langsung. Namun apabila kamu tetap ingin bergerak lakukan jalan santai atau yoga lembut.
Jaga Kebersihan Area Alis
Infeksi bisa dicegah dengan menjaga kebersihan. Ada yang menawarkan untuk membersihkan air bekas sulam alis dengan menggunakan cairan khusus atau steril. Gunakan kapas yang lembut dan jangan menggosoknya. sebelum menyentuh wajah pastikan tangan bersih. Selama proses penyembuhan hindari menyentuh wajah secara tak sadar.
Melindungi Sinar Matahari Langsung
Paparan sinar matahari dapat merusak kulit dan mempercepat pemudaran pigmen sulam alis. Warna alis juga akan berubah menjadi kemerahan dan terlihat tidak alami. Jadi jika kamu ingin keluar rumah,topi yang lebar atau tabir surya bisa mengamankan kulit wajah,Penggunaan tabir surya sebaiknya setelah fase pengelupasan selesai dan area di sekitar alis sudah benar-benar sembuh.
Butuh Waktu
Melakukan sulam alis juga harus sabar dengan proses yang dijalaninya. Termasuk pada fase penyembuhan. Banyak yang panik saat alis terlihat mulai belang dan warna tidak rata di minggu pertama. Kamu tak perlu takut,karena itu bagian dari proses.
Dengan melakukan cara perawatan diatas, alis yang kamu sulam bisa lebih tahan lama dan awet. (ANS)














