Hai, Cantikers! Untuk para pemula pastinya akan sedikit minder jika melihat pelari yang berlari dengan cepat dalam durasi lama. Namun kini tak perlu khawatir lagi karena disini akan diberikan cara agar bisa lari lebih cepat dan dengan jarak yang panjang.
Cara Berlari yang Benar Supaya Lebih Cepat
Dengan menambah kecepatan berlari tentunya mempunyai banyak manfaat diantaranya meningkatkan efisiensi waktu, memperkuat ketahanan otot serta membakar kalori yang lebih banyak.
Nah dibawah ini adalah cara berlari lebih cepat yang bisa kamu lakukan secara rutin.
Also Read
1. Gunakan telapak kaki bagian depan saja
Pada umumnya orang berlari menggunakan seluruh bagian telapak kaki rata dengan tanah sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengangkatnya.
Nah supaya berlari dengan lebih cepat gunakan telapak kaki bagian depan saja dan untuk telapak kaki bagian belakang dibiarkan melayang.
Untuk bagian telapak kaki bagian depan dipakai untuk mendarat serta mendorong kaki. Cara ini akan memaksa pinggul dan panggul mendorong tubuh lebih efisien, tanpa harus membuang energi sebanyak jika kamu mendarat dengan menggunakan telapak kaki menapak penuh ke tanah.
2. Ayunkan tangan sekencang mungkin
Dengan mengayunkan tangan sekencang mungkin maka akan membantu meningkatkan kecepatan berlari.
Supaya ayunan tanganmu kencang, arahan gerakan tangan maju mundur bukan menyilang ke depan tubuh.
Karena gerakan menyilang bisa mengganggu keseimbangan tubuh serta mengurangi efisiensi gerakan. Saat kamu mengayunkan tangan, jagalah supaya siku tetap pada sudut 90’. Hal ini membantu mengurangi ketegangan otot lengan dan bahu serta bisa memaksimalkan efisiensi gerakkan.
3. Posisi kaki seperti pergerakan jarum jam
Untuk meningkatkan kecepatan lari, kamu bisa menggunakan analogi pergerakan jarum jam untuk posisi kaki.
Caranya yaitu berdiri tegak selebar bahu, kemudian kaki sedikit lurus dan condongkan tubuh sedikit ke depan.
Saat kamu mulai berlari, angkat lutut kanan dan dorong telapak kaki ke arah jam 6. Dorongan ini akan membuat lompatan yang mengarah ke angka 12 pada jam.
4. Berganti kecepatan lari
Mengganti kecepatan saat berlari bisa membantu kamu berlari lebih cepat dengan meningkatkan kekuatan dan daya tahan.
Caranya yaitu mulai dengan pemanasan selama 5-19 menit. Kamu dapat berjalan cepat atau jogging ringan untuk mempersiapkan otot dan sendi.
Setelah itu, lari dengan kecepatan maksimal selama 30 detik hingga 1 menit, lari lambat atau berjalan selama 1-2 menit untuk pemulihan.
5. Mengatur pernapasan
Cara agar lari cepat yaitu dengan melakukan pernapasan diafragma. Metode ini dapat lebih banyak oksigen yang masuk ke paru-paru sehingga kamu tidak terengah-engah atau kecapekan. Hasilnya akan membuat kamu berlari lebih cepat dan jauh.
6. Lakukan latihan beban
Melakukan latihan beban bukan hanya bermanfaat untuk membentuk otot serta meningkatkan kekuatan saja, namun juga menjadi cara untuk meningkatkan kecepatan berlari.
Dengan latihan kekuatan juga makan meningkatkan kesadaran tubuh serta efisiensi gerak berlari, dan untuk latihan daya tahan bisa meningkatkan efisiensi penggunaan oksigen di saat sedang berlari.
Bagaimana cara lari agar tak gampang capek?
Berikut ini cara supaya tidak mudah capek saat sedang berlari.
- Lakukan pernafasan
- Mulai dengan perlahan
- Lakukan lari dengan kecepatan yang konsisten
- Penggunaan pernapasan diafragma
- Menjaga postur tubuh tegak serta bahu rileks
- Minum air yang cukup
Nah itu dia beberapa cara lari yang benar agar kamu tak mudah capek khususnya bagi para pemula.














