Apa itu Jerawat Papula? dan Bagaimana Cara Menghilangkannya?

/
/
/
89 Views

Hallo Cans…

Sejak dulu, jerawat masih menjadi momok bagi wanita. Selain merusak penampilan, jerawat juga membuat kepercayaan diri kita berkurang.

Ada beberapa jenis jerawat, salah satunya adalah jerawat papula. Mungkin kamu sudah tahu atau bahkan baru mendengarnya.

Kali ini cantiknesia akan membagikan ulasan tentang apa itu jerawat papula dan bagaimana sih cara menghilangkannya.

Yuk kita simak penjelasannya!

Apa sih jerawat papula itu?

Kamu pasti bertanya-tanya jerawat papula itu yang seperti apa. Jerawat papula atau bisa kita sebut dengan papula saja adalah jenis jerawat muncul di bawah permukaan kulit. Jerawat ini berbentuk tonjolan padat saat diraba, bisa menimbulkan rasa nyeri, kemerah-merahan, tetapi tidak berisi nanah.

Meski tidak termasuk dalam masalah yang serius, papula ini cukup mengganggu penampilan, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat.

Bagaimana papula muncul?

Papula muncul saat blakhead (komedo hitam) atau whitehead (komedo putih) diabaikan tanpa pengobatan hingga akhirnya menyebabkan iritasi yang cukup parah dan merusak kulit sekitarnya.

Akibat dari kerusakan kulit tersebut, kulit akan mengalami peradangan, dan jadilah papula. Itulah alasan mengapa papula juga disebut sebagai jerawat inflamasi. Bahkan, dalam hitungan hari, papula bisa bertransformasi menjadi pustula atau jerawat bernanah.

Siapa saja yang akan diserang papula?

Papula ini bisa menyerang siapa saja, terutama remaja yang sedang dalam masa pubertas. Meski begitu, papula juga bisa menyerang orang-orang yang sudah berumur, walaupun pada kasus yang ini diiringi berbagai faktor yang mendasari.

Seperti apa tanda-tanda adanya serangan jerawat papula?

Untuk mengenali jenis jerawat ini, tentu kita harus tahu apa saja tanda-tanda kedatangannya, karena kita tidak bisa langsung menyimpulkan adanya benjolan merah meradang di permukaan kulit sebagai tanda dan gejala adanya jerawat papula, tapi kamu bisa mengamati berbagai tanda berikut ini untuk mengetahui adanya jerawat papula, diantaranya:

Ukurannya tidak menentu, bisa kecil atau besar, bentuknya bisa berupa bintil kecil merah atau besar dengan diameter 5 milimeter, dan meradang
Tidak menggandung cairan putih atau kuning di puncaknya
Saat disentuh, tonjolan akan terasa nyeri.

Apa penyebab jerawat papula?

Keberadaan jerawat papula disebabkan oleh adanya penyumbatan pada pori-pori akibat dari sebum berlebih dan sel kulit mati.

Kulit tubuh kita memang dikaruniai kelenjar sebaceous yang memproduksi sebum (minyak) yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit. Sayangnya, ada beragam faktor yang menjadikan kelenjar sebaceous sangat aktif memproduksi sebum melebihi kebutuhan.

Tak hanya itu, kulit akan terus menerus mengganti sel-sel penyusunnya, seperti mengganti sel-sel yang sudah tua dan rusak dengan sel baru yang sehat. Sel-sel kulit yang mati tersebut seharusnya terbuang, bisa menumpuk di lapisan kulit paling luar.

Banyaknya sebum dan sel kulit mati yang semakin bertumpuk akan membuat pori-pori tersumbat. Tumpukan sel-sel kulit mati tersebut akan memunculkan tekanan ke sel-sel sekitar.

Dan jika tekanan tersebut cukup besar, pori kulit di sekitarnya bisa robek. Kandungan Propionibacterium acnes yang juga merupakan isi dari jerawat ini bisa menyebabkan infeksi di sekitar pori.

Kondisi seperti itulah yang akhirnya membentuk benjolan merah meradang yang kita kenal sebagai jerawat papula.

Selain itu,  ada fakktor-faktor lain yang memicu munculnya jerawat papula.

a. Stres
b. Pengaruh hormonal
c. Mengonsumsi makanan tinggi gula terlalu sering dan berlebihan
d. Mengonsumsi obat-obatan seperti kortikosteroid
e. Penggunaan kosmetik
f. Pola perawatan dan kebersihan kulit yang buruk
g. Kondisi medis  tertentu, seperti dermatitis kontak hingga eksim.

Bagaimana cara menghilangkannya?

Kamu bisa mengatasi papula di rumah dengan perawatan sederhana, seperti:

  1. Rutin Membersihkan Kulit

Cara menghilangkan jerawat papula yang pertama adalah rutin membersihkan kulit. Jerawat papula bisa diatasi dengan rutin membersihkan wajah dan tubuh sebanyak 2 kali sehari. Jangan mencuci wajah terlalu sering karena dapat memicu terjadinya iritasi, naiknya produksi minyak, dan bertambahnya jumlah jerawat papula.

2. Memakai Pembersih Wajah yang Tepat

Cara menghilangkan jerawat papula berikutnya adalah dengan rutin menggunakan pembersih wajah yang tepat. Tak hanya rutin membersihkan wajah, kamu juga harus memilih produk pembersih wajah yang tepat. Kamu bisa memilih produk yang memiliki kandungan asam salisilat, benzoil peroksida atau sulfur, pembersih wajah dengan kandungan-kandungan tersebut baik untuk kulit berjerawat.

Dengan adanya zat-zat tersebut, pori-pori yang tersumbat akan terbuka, sehingga proses penyembuhan papula akan lebih terbantu.

3. Stop Memencet-Mencet Jerawat

Cara menghilangkan jerawat papula yang ketiga adalah dengan berhenti memencet-mencet jerawat. Kamu harus bisa menghilangkan kebiasaan ini ya cans, usahakan untuk tidak menyentuh, menggaruk atau memecahkan jerawat papula sendiri. Karena bisa memicu jerawat semakin meradang dan mengakibatkan luka di permukaan kulit yang berkemungkinan meninggalkan bekas jerawat.

4. Hindari Penggunaan Make Up

Untuk menghilangkan jerawat papula, kamu bisa mulai menghindari penggunaan make up di area yang berjerawat. Karena hal tersebut akan membuat sumbatan pada pori-pori makin bertambah parah. Hindari juga menggunakan make up yang belum pernah kamu gunakan sebelumnya, pasalnya jika ternyata tak cocok, produk tersebut bisa memicu iritasi yang akan memperburuk kondisi jerawat papula.

5. Kebersihan Rambut yang Harus Terjaga

Cara menghilangkan jerawat papula yang terakhir adalah dengan menjaga kebersihan rambut, terutama jika rambut yang kamu miliki jenis rambut berminyak. Juga hindari model rambut berponi, sebab, permukaan kulit yang tertutup akan membuat jerawat semakin parah dan memperbanyak jumlah jerawat papula.

Selain cara-cara tersebut, untuk menghilangkan jerawat papula bisa dilakukan dengan terapi hormon. Bagi sebagian wanita terapi ini hanya bisa dilakukan dan bisa bekerja jika penyebab munculnya jerawat papula karena pengaruh hormonal. Dalam terapi hormon kamu akan diberi estrogen, progesteron (pil KB), atau obat antiandrogen.

Penanganan yang salah pada masalah jerawat papula bisa menimbulkan bekas di kulit. Maka dari itu, kamu sangat menganjurkan untuk menjaga dan merawat kebersihan kulit dengan baik demi mencegah munculnya jerawat papula.

Dan jangan melakukan tindakan-tindakan yang bisa membuat jerawat papula terluka. Selain itu, kamu harus tetap dan sabar menjalani pengobatan serta perawatan kulit sesuai anjuran para ahli untuk mencegah munculnya jerawat dan adanya bekas jerawat.

Namun, jika cara-cara tersebut belum berhasil menghilangkan jerawat papula, kamu disarankan untuk konsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik, benzoil peroksida dan retinoid.

Nah, cans itu tadi adalah ulasan mengenai jerawat papula dan bagaimana cara menghilangkannya. Semoga bermanfaat!

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :