Hai, Cantikers! Teknik sulam alis adalah salah satu prosedur kecantikan yang cukup populer saat ini. Tujuan melakukan sulam alis biasanya untuk memperbaiki bentuk alis hingga membuat tampilan wajah terlihat berbeda dan lebih menarik.
Kebanyakan orang melakukan sulam alis agar terlihat indah, akan tetapi sebelum melakukannya ada baiknya kamu mengetahui apa itu sulam alis dan mempertimbangkan manfaat dan resiko prosedur sulam alis.
Prosedur Pengerjaan dan Teknik Sulam Alis
Teknik sulam alis merupakan salah satu teknik kecantikan yang tujuannya untuk memperbaiki atau merapikan bentuk alis. Perlu kamu tahu bahwa prosedur pengerjaan sulam alis ini harus dilakukan oleh ahli kecantikan atau tenaga profesional. Jadi tidak boleh sembarangan, karena berkaitan dengan alat-alat yang digunakannya.
Also Read
Dan untuk proses pengerjaan sulam alis dilakukan menggunakan alat khusus yang dilengkapi jarum halus dan tinta khusus. Alat tersebut dipakai untuk membuat goresan atau sayatan-sayatan kecil mengikuti alur alis alami. Lalu, tinta khusus akan ditanamkan dengan alat tersebut ke dalam sayatan atau goresan-goresan serupa rambut alis yang telah dibentuk tadi.
Pada proses ini umumnya akan menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, rasa sakit tersebut akan berangsur-angsur menghilang seiring masa perawatan setelah dilakukannya prosedur sulam alis.
Perawatan Setelah Melakukan Prosedur Sulam Alis
Apabila sulam alis dilakukan dengan alat yang tidak steril atau bukan oleh tenaga ahli, maka goresan atau sayatan yang dibentuk saat membuat sulam alis bisa berisiko infeksi. Tak hanya itu, risiko infeksi juga bisa lebih tinggi apabila kamu tidak merawat alis dengan baik setelah menjalani sulam alis. Jadi kamu juga harus benar-benar memperhatikan perawatannya.
Supaya sulam alis tetap sesuai dengan hasil yang diinginkan dan dapat terhindar dari risiko infeksi, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan:
- Jaga area di sekitar alis tetap kering setidaknya hingga 10 hari setelah sulam alis dilakukan. Kamu juga dianjurkan untuk menjaga wajah tetap kering saat mandi.
- Hindari pemakaian make up di alis mata setidaknya selama seminggu.
- Hindari menyentuh atau menggaruk area sekitar alis.
- Upayakan agar rambut tidak mengenai alis yang baru saja disulam.
- Hindari kegiatan yang dapat menyebabkan wajah banyak berkeringat atau basah, misalnya olahraga, berenang, masak terlalu lama, dan sauna, hingga area alis yang baru disulam benar-benar sembuh.
- Hindari paparan sinar matahari langsung guna mencegah munculnya noda gelap pada area sekitar alis yang disulam.
Efek Samping Prosedur Sulam Alis
Walaupun sulam alis dapat mempercantik penampilan, namun sulam alis juga dapat mendatangkan beberapa risiko, yaitu:
Infeksi
Tak hanya itu, sulam alis juga bisa menyebabkan terjadinya infeksi akibat luka setelah prosedur sulam alis dilakukan. Apabila dikerjakan di tempat yang kurang bersih atau bukan oleh tenaga ahli, alat-alat yang digunakan untuk membuat sulam alis mungkin saja tidak disterilisasi dengan baik, sehingga dapat menyebabkan infeksi, misalnya hepatitis dan HIV/AIDS.
Reaksi alergi
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, teknik sulam alis menggunakan tinta khusus dalam pengerjaannya. Bahan dalam tinta khusus ini bisa saja menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan tes alergi terlebih dahulu sebelum menjalani prosedur sulam alis, apalagi jika memiliki riwayat alergi.
Oleh karena itu, kamu harus mencari ahli kecantikan atau tenaga profesional yang memang benar-benar ahli dalam mengerjakan sulam alis. (ana)














